Balita Asal Kota Sukabumi Hilang Digulung Ombak, Karangtaruna Gunakan Drone Bantu Pencarian

Karang Taruna Kota Sukabumi
Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto saat memberikan arahan kepada relawan untuk memantau drone yang dikendalikan dari ponsel miliknya.

SUKABUMI — Karang Taruna Kota Sukabumi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi serta tim relawan lainnya terus melakukan pencarian korban terseret ombak di kawasan Pantai Keusik Urug, Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Rabu (18/4).

Pencarian korban yang merupakan seorang balita bernama Azkia (5) warga Kelurahan Sudajaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi terhitung sudah hari ketiga dilakukan, sejak tim SARDA menerima laporan.

Bacaan Lainnya

Kali ini, selain dilakukan penyisiran di sekitar pantai, tim rescue Karang Taruna Kota Sukabumi melakukan penyisiran menggunakan drone.

Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto turut terlibat dalam pencarian tersebut. Dikatakan Raden, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kota Sukabumi, terlebih Karang Taruna merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sehingga kabar hilangnya Azkia menjadi perhatian khusus bagi Karang Taruna. “Kami bersama BPBD sejak awal kejadian melakukan proses pencarian sebagai bentuk kepedulian terhadap warga,” kata Raden kepada Radar Sukabumi, Rabu (18/5).

Sejak Senin (16/5) lanjut Raden, Karang Taruna sudah terjun ke lokasi kejadian dengan menyediakan satu unit mobil ambulance untuk membantu evakuasi korban jika sudah ditemukan.

“Jadi selain mencari korban melalui udara menggunakan drone kami juga menyediakan ambulance di lokasi,” bebernya.

Baca Juga: Wisatawan Asal Kota Sukabumi Hilang Digulung Ombak Muara Cikaso Tegalbuleud, Begini Kronologisnya

Menurutnya, Karang Taruna berkomitmen bakal membantu proses pencarian korban hingga ditemukan. “Kami akan berupaya membantu tim lainnya untuk mencari korban hingga ditemukan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan korban dapat segera ditemukan. “Mudah-mudahan korban segera ditemukan sehingga keluarga bisa tenang,” harapnya.

Sebelumnya, pencarian korban kecelakaan laut di kawasan Pantai Keusik Urug, Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi dilakukan oleh puluhan personel dari tim SAR gabungan.

Dari informasi yang diterima Humas SARDA Kabupaten Sukabumi, Noyief, korban dikabarkan terhempas gelombang ombak saat bermain air bersama keluarganya di pantai tersebut, pada pada Senin (16/5) sekira pukul 09.20 WIB.

Namun sampai berita ini diturunkan petugas petugas SAR gabungan belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dalam pencarian balita tersebut, tim SAR gabungan terdiri dari SARDA, Tagana, P2BK, TNI, Polri, nelayan dan petugas lainnya sudah berupaya maksimal.

Lokasi pencarian dilakukan lewat darat dan laut. Yakni, mulai dari tempat kejadian musibah (TKM) Muara Cikaso sampai sebelah barat Ciryom dengan jarak sekitar 30 meter dari titik lokasi.

Sedangkan dari laut yang berangkat ke air yakni dari Koramil, SARDA, Rapi dengan menggunakan perahu congkreng dengan beruptar-putaar di lokasi dengan jarak sekitar 15 meter dari titik TKM. (cr1/t)

Pos terkait