KOTA SUKABUMI

5.017 Kendaraan Lulus Uji KIR

×

5.017 Kendaraan Lulus Uji KIR

Sebarkan artikel ini
Petugas UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi
Petugas UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, saat melakukan uji KIR kendaraan barang

SUKABUMI — Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Sukabumi, mencatat sepanjang Januari hingga Desember 2024 terdapat sebanyak 5.017 kendaraan yang sudah melakukan uji KIR.

Kepala UPTD PKB Dishub Kota Sukabumi Endro menjelaskan, uji KIR kendaraan perlu dilakukan untuk sebagai upaya meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Bank bjb Tandamata

“Alhamdulillah jumlah uji KIR kendaraan mengalami peningkatan. Apalagi, saat ini retribusi KIR dan dendanya pun dihapuskan, jadi pemilik kendaraan pasti banyak yang memanfaatkannya untuk segera melakukan uji KIR,” jelas Endro kepada Radar Sukabumi, Selasa (7/1).

Lanjut Endro, setelah adanya pemcabutan retribusi sesuai Undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Para pemilik kendaraan, sangat antusias teebukti dari jumlah yang melakukan uji KiR cukup banyak.

“Kalau dibandingkan sebelum pencabutan retribusi memang jumlahnya cukup meningkat. Sudah pastikan pemilik kendaraan memanfaatkan momen ini,” paparnya.

Menurutnya, sejauh ini UPTD PKB Dishub selain sudah melakukan sosialisasi kepada para pemilik kendaraan juga sudah memasang spanduk pemberitahuan soal tidak adanya ratribusi PKB kendataan.

“Spanduk sudah kami pasang di kantor dan saat masuk ke Gedung PKB. Jadi semua pemilik kendaraan saat ini sudah mengetahuinya,” imbuhnya.

Kendati demikian, sambung Endro, upaya penertiban kendaraan yang tidak melakukan uji KIR harus terus digencarkan. Hal itu, dilakukan untuk menggenjot kesadaran masyarakat khususnya pemilik kendaraan agar taat melakukan uji KIR.

“Nanti kami menggandeng instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban di jalan agar semua kendaraan melakukan uji KIR. Karena sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (Bam)