SUKABUMI – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menyatakan dukungannya terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lantaran, program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia dengan menyediakan makanan bergizi seimbang, salah satunya di Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa sebanyak 23 sekolah di Kabupaten Sukabumi telah mulai merasakan manfaat dari program ini. Sekitar 3.000 siswa di wilayah Kabupaten Sukabumi telah menerima makanan bergizi sejak Senin (06/01).
“Kami sangat mendukung program ini karena manfaatnya sangat besar bagi anak-anak, khususnya dalam meningkatkan kesehatan dan konsentrasi mereka di sekolah,” kata Eka Nandang kepada Radar Sukabumi pada Selasa (07/01).
Program MBG ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan gizi siswa. Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.
“23 sekolah yang dijadikan sebagai pilot project program tersebut, terdiri dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA,” jelasnya.
Penyaluran program MBG dilakukan melalui dapur yang telah disiapkan di Desa/Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Eka Nandang menyampaikan apresiasinya terhadap program ini dan menyatakan komitmen untuk mendukung implementasinya.
“Pada dasarnya, kami sebagai lembaga atau dinas penerima manfaat sangat bersyukur dan mendukung sepenuhnya program unggulan dari Presiden Prabowo,” ujar Eka Nandang.
Meskipun saat ini baru beberapa sekolah yang menjadi pilot project, Eka mengaku bersyukur program MBG di Kabupaten Sukabumi berjalan dengan baik. Namun, ia berharap pemerintah pusat dapat memperluas cakupan program ini agar semakin banyak sekolah dan siswa yang merasakan manfaatnya.
“Kami berharap sekolah-sekolah lain juga mendapatkan slot program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh. Jika tidak, kami khawatir akan muncul kecemburuan sosial di antara sekolah-sekolah yang belum mendapatkan program ini,” tambahnya.
Eka Nandang juga menekankan pentingnya pemerataan program MBG di Kabupaten Sukabumi, yang saat ini baru mencakup sebagian kecil sekolah. Ia berharap pemerintah pusat dapat segera mendistribusikan program ini secara bertahap ke berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Program MBG diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung generasi muda Indonesia tumbuh lebih sehat dan berprestasi melalui asupan gizi yang memadai,” pungkasnya. (Den)






