KOTA SUKABUMI

39 Tenaga Medis RSUD R Syamsudin SH Diberikan Fasilitas Khusus

RADAR SUKABUMI – Penyedian tempat khusus bagi paramedis atau perawat yang menangani Covid-19 kini bisa dinikmati. Hanya saja, saat ini fasilitas tersebut baru diberikan untuk paramedis atau perawat yang bekerja di RSUD Syamsudin.

Pasalnya rumah sakit tersebut menjadi rujukan dalam mengahdapi wabah Covid-19 tersebut. “Iya kita sesuai dengan kebijakan pak Walikota kita sediakan tempat untuk tenaga medis yang menjadi garda terdepan pelayanan Covid-19,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr Rita Fitrianingsih kepada Radar Sukabumi, kemarin (17/4).

” Mengapa perawat Bunut, karena bunut merupakan rumah sakit rujukan dari berbagai daerah, jadi pasiennya cukup banyak,” sambungnya.

Dikatakan Rita, tujuannya pemberian ini untuk menghindar kontak dengan keluarga atau masyarakat. Soalnya paramedis ini menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

” Itu pun merupakan sebuah protap, karena mereka termasuk orang yang berisiko. Setelah di isolasi 14 hari, nanti mereka bisa kembali ke masyarakat,” terang dia.

Disinggung soal lokasi fasilitas bersangkutab, Rita enggan menyebutkannya. Namun yang pasti, tempat khusus tersebut diberikan kepada sebanyak 39 orang tenaga medis dengan fasilitas yang terjamin.

“Meskipun dalam bekerja mereka menggunakan APD lengkat tapi perawat dikategorikan sangat rawan. Kita ingin melindungi mereka, kita sediakan makanan dan lainnya. Itu dibiayai oleh pemerintah,” tukasnya.

Sebelumnya, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi berjanji akan mempersiapkan tempat yang spesial untuk para tenaga medis seperti dokter dan perawat yang menangani pasien khusus corona atau covid-19 di Kota Sukabumi.

Hal ini dimaksudkan agar para tenaga medis tidak perlu pulang ke rumah dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah kota.

“Tentunya, khusus bagi paramedis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan virus korona ini kami akan siapkan tempat khusus, misal satu gedung untuk istirahat,” terangnya.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga telah menyiapkan anggaran sebesar 56 miliar untuk menanggulangi Covid-19. Anggaran tersebut dibagi menjadi tiga bidang, yakni kesehatan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

“Hasil rekap sementara, anggaran penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi mencapai Rp 56 miliar, bisa saja berubah kedepan melihat situasi dan kondisi kedepan,” jelas Fahmi.

Pemerintah Kota Sukabumi, lanjut Fahmi, juga telah melakukan penggeseran anggaran Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp 10 miliar yang dikhususkan untuk kelengkapan ruang isolasi. “Terkait anggaran Bangub yang Rp 10 miliar, itu kami fokuskan untuk ruang isolasi,” sebutnya. (bal/upi/t)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button