Korban Gempa Cianjur di RSUD Kota Sukabumi Bertambah, Tiga Orang Meninggal Dunia

RSUD R Syamsudin SH
Satu unit mobil ambulannce membawa korban bencanan gempa bumi Cianjur yang meninggal dunia untuk dimakamkan, Kamis (24/11).

CIKOLE – Korban gempa Cianjur yang dirujuk ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi terus bertambah. Data terbaru, pada Kamis (24/11) ada 82 orang, laki-laki 43 dan perempuan 39. Rinciannya, yang dirawat 67 orang, register dua orang, sudah pulang 10 orang dan meninggal dunia tiga orang.

Informasi yang di himpun Radar Sukabumi, satu orang meninggal dunia pada hari Kamis (24/11) berinisial G (74), domisili asli warga abupaten Cianjur.

Bacaan Lainnya

“Update terbaru pasien Gempa Cianjur pada pukul 09:25 WIB, total pasien masuk 82 orang, meninggal tiga, masih di IGD (register) dua, dan yang pulang 10,” ujar Kabag Umum dan Kepegawaian RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, Dr. Supriyanto, kepada Radar Sukabumi, Kamis (24/11).

Ia menambahkan, para pasien korban gempa Cianjur yang sudah dirawat ditempatkan di tiga titik, yaitu di ruang teratai merah, ruang mawar, dan di gedung Muraz lantai empat.

“Saya belum mengetahui jumlah pasien yang dirawat di tiga ruangan itu. Jadi sampai saat ini tiga ruangan itu untuk korban gempa Cianjur,” jelasnya.

Selama ini, ia mengaku, pasien korban gempa Cianjur yang dirujuk ke RS Bunut sudah tertangani semua, dan apabila ada pasien yang baru datang pasti dilakukan tindakan-tindakan yang memang perlu segera dilakukan. Hal ini sudah berjalan pasca korban gempa di rujuk ke RS Bunut.

“Untuk yang hari ini, saya tidak mengetahui detailnya, namun setiap pasien yang datang pasti kita lakukan tindakan, karenakan banyak sekali, jadi sudah terjadwal,” terang dia.

Sebelumnya, pada Rabu (24/11) korban gempa Cianjur yang meninggal dunia di RSUD R. Syamsudin SH yaitu AS (85), dan yang DZ (4) asal Kampung Cileungsi, Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang, Cianjur. (cr4/t).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *