“Sepuluh tahun lagi baru bisa daftar lagi. Tujuannya untuk mengurangi yang daftar dan memberi kesempatan kepada yang belum,” akunya.
Dagus menambahkan, ditahun ini sudah ada 12 orang yang membatalkan keberangkatan haji. Hal itu karena beberapa faktor seperti meninggal dunia, dibatalkan sendiri karena ada kebutuhan lain, dan terblokir karena sudah pernah naik haji sebelumnya.
“Tahun 2016 ada 43 orang yang batal, 2017 ada 36 orang dan tahun ini baru 12 yang dibatalkan,” ulasnya. (Cr17/t).





