192 Koperasi Terancam Dibubarkan

  • Whatsapp

SUKABUMI — Sedikitnya 40 persen koprasi di Kota Sukabumi, terancam dibubarkan. Pasalnya, dari sebanyak 314 koprasi yang aktif melaporkan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) hanya 192 koprasi.

Padahal, RAT salah satu kriteria aktifnya sebuah koperasi, bahkan koperasi terancam dibekukan dan dibubarkan jika tidak mengadakan RAT selama tiga tahun berturut-turut.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Pendistribusian (DKUKMP2) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna mengatakan, data koprasi tersebut sudah terdata di Kementrian Koperasi. Sehingga, DKUMP2 hanya mendampingi saja ketika pembubaran.

“Ketika koperasi tidak melakukan RAT, tugas kita menyurati, mendatangi, dan mengarahkan. Ketika upaya-upaya tersebut sudah dilakukan, maka surat terakhir yang kita berikan yaitu pembekuan setelah itu pembubaran,” kata Ayef kepada Radar Sukabumi, kemarin (29/6).

Ia menjelaskan, saat ini rentang kendali atau kewenangan keberadaan koperasi ada di tangan Kementerian Koperasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 10 tahun 2015, kewenangan pengurusan syarat pembentukan koperasi baru merupakan kewenangan pusat.

Pihaknya, memiliki fungsi koordinasi untuk laporan RAT dan penyuluhan bagi seluruh koperasi yang aktif. “Temuan dari sejumlah koperasi yang tidak aktif saat ini yaitu belum pahamnya pengurus koperasi mengenai kriteria-kriteria yang harus dilengkapi oleh pengurus koperasi,” ujarnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *