SUKABUMI — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi mencatat jumlah warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mencapai 151.447 orang berdasarkan Surat Keputusan (SK) terbaru yang diterbitkan pada 21 Maret 2025.
Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinsos Kota Sukabumi Arif Nur Rachman mengatakan, jumlah ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan SK bulan Februari lalu yang mencatatkan 151.490 orang. “Terdapat penurunan sebanyak 43 orang dari data sebelumnya,” kata Arif kepada wartawan, belum lama ini.
Lebih lanjut, Arif menyebutkan bahwa saat ini, sesuai kebijakan terbaru dari Kementerian Sosial, DTKS mulai digantikan dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-Sen). Data baru ini, akan menjadi acuan dalam penyaluran berbagai bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, untuk periode Juni dan Juli mendatang. “Verifikasi DT-Sen sudah dilakukan pendamping PKH pada Maret dan April lalu bekerja sama dengan BPS, dengan capaian verifikasi mencapai 84 persen,” jelasnya.
Saat ini, jumlah penerima bantuan sosial PKH di Kota Sukabumi tercatat sebanyak 8.605 orang, sedangkan penerima bantuan sembako mencapai 17.899 orang. Selain itu, Dinas Sosial juga tengah melakukan proses verifikasi terhadap sekitar 300 penerima bantuan sembako triwulan I yang mengalami gagal salur, salah satunya disebabkan karena keberadaan penerima tidak diketahui. “Selain itu, terdapat 7 penerima yang juga akan diverifikasi karena dinyatakan tidak layak atau tidak ditemukan,” tambahnya.
Menurutnya, verifikasi ini penting untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi yang diusung Pemerintah Kota Sukabumi. “Dengan adanya verifikasi, diharapkan bantuan sosial yang disalurkan dapat benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” cetusnya.
Selain itu, penggunaan DT-Sen sebagai acuan dalam penyaluran bantuan sosial juga diharapkan dapat lebih efektif dan efisien dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” tukasnya. (Bam)






