Sukses Menyusui Saat Berpuasa

RSI Assyifa Sukabumi
dr . Rahma Andhina Meilia dokter umum RSI Assyifa Sukabumi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sahabat sehat Assyifa semuanya. Bulan Ramadan tiba, seluruh umat muslim diwajibkan melaksanakan rukun islam yang ke-4 ini, yaitu menjalankan ibadah puasa.

Bacaan Lainnya

Banyak ibu hamil dan menyusui yang juga ingin melaksanakan ibadah puasa ini. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk berpuasa. Khususnya bagi ibu yang sedang menyusui.

Bagaimana agar sukses menjalankan ibadah puasa, namun tetap dapat menyusui, memberikan ASI bagi sang buah hati dengan lancar.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu menyusui agar nyaman menjalankan ibadah puasa namun nutrisi si kecil tetap terjaga.

Pertama, ibu yang menyusui boleh berpuasa saat si kecil berusia lebih dari 6 bulan. Hal ini dikarenakan kebutuhan ASI pada usia lebih dari 6 bulan mulai berkurang dan sudah diberikan MPASI. MPASI yang adekuat sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh si kecil.

Kedua, ibu sudah pastikan kenaikan berat badan si kecil sesuai target perbulan nya, dengan kata lain si kecil tidak dalam kondisi sedang mengejar kenaikan berat badan.

Ketiga, ibu menyusui harus cukup minum air putih, yaitu 2-3 Liter setiap harinya agar tubuh terhidrasi dengan cukup walaupun saat sedang melaksanakn ibadah puasa.

Keempat, ibu menyusui memperbanyak makanan yang mengandung protein hewani tinggi agar nutrisi ASI tetap terjamin.

Kelima, ibu menyusui harus cukup makan sayuran dan buah-buahan setiap sahur dan berbuka, karena sayur dan buah mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan ibu menyusui saat berpuasa.

Keenam, ibu menyusui sebaiknya makan karbohidrat kompleks saat sahur dan berbuka, karena karbohidrat kompleks dapat memberi energy maksimal dan membuat ibu menyusui merasa kenyang lebih lama.

Ketujuh, ibu menyusui yang berpuasa sebaiknya menghindari aktifitas fisik yang berat, perbanyak istirahat dan hindari stress agar kondisi tubuh selalu fit.

Terakhir, ibu menyusui yang ingin berpuasa dapat memompa ASI dan menyusui semaksimal mungkin di malam hari. Hal ini agar mencukupi kebutuhan ASI si kecil dan dapat memperbanyak produksi ASI jika konsisten dilakukan.

Durasi puasa di bulan Ramadan itu 1 bulan lamanya, ibu menyusui yang ingin berpuasa harus bisa konsisten menjaga asupan nutrisi lengkap bergizi seimbang, serta menjaga asupan cairan saat periode berbuka dan sahur.

Bagi ibu menyusui yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, tetap menyusui semau bayi, kapanpun bayi minta. Sedangkan bagi ibu menyusui yang juga bekerja diluar rumah, dapat menjaga produksi ASI dengan memerah ASI secara konsisten.

Jika Ibu hamil dan menyusui ingin berkonsultasi lebih lanjut, dapat menemui konselor laktasi yang berada di RSI Assyifa Kota Sukabumi.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu” QS Luqman ayat 14. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan