“Oleh karena itu, saya Tedi Ginanjar selaku Ketua di Yayasan Cagar Budaya Nasional Pojok Gunung Kekenceng dan Ketua Pelaksana Penghijauan Gunung Kekenceng pada tahun 2012 dan 2013 meminta kepada Ibu Kapolres Sukabumi Kota beserta jajarannya agar menindak secara tegas perihal parusakan tanam dan lingkungan di Gunung Kekenceng, sekaligus mengamankan tinggalan arkeologi situs pertahanan TKR Resimen III Sukabumi Batalyon 3 pimpinan Kapten Anwar yang sedang diteliti dan dikaji oleh ahlinya, karena tinggalan arkeologi tersebut merupakan bagian dari rangkaian sejarah Perang Konvoy Bojong Kokosan atau Hari Juang Siliwangi,” pungkasnya. (den/t)
Yayasan Cagar Budaya Protes Eksploitasi Gunung Kekenceng




