GUNUNGGURUH – Intensitas hujan sampai saat ini masih terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, warga yang berada di daerah perbukitan terus dihantui rasa takut karena daerah mereka rawan terjadi bencana. Seperti halnya yang dirasakan puluhan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Pojok, Kedusunan Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh. Mereka, khawatir daerahnya tergerus longsor.
Ketua RT 1, Kampung Pojok, Ali (39) mengatakan, ia dan warga lainnya cukup khawatir tinggal di bawah Gunung Padaraang. Pasalnya, daerah tersebut salah satu daerah yang berpotensi terjadi longsor. Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, warga selalu meningkatkan kewaspadaan setiap kali hujan turun.
“Apabila hujan lebat disertai angin, kami bersama keluarga suka ke luar rumah dan mencari tempat yang lebih aman. Ini saking takutnya,” jelas Ali kepada radar Sukabumi, Selasa (6/3).
Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi tanah di perbukitan Gunung Padaraang terdapat sejumlah titik rekahan yang cukup rawan terjadi longsor. Karena di sela-sela rekahannya terdapat aliran air yang sewaktu-waktu bisa menggerus tanah.
“Kami khawatir tinggal di sini, tetapi mau bagaimana lagi. Kami hanya punya tempat di sini satu-satunya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sirnaresmi, Rizal Indarsyah melalui Sekertarisnya, Moch. Wahyu Ramdhani menjelaskan, lokasi pemukiman penduduk yang berada di bawah perbukitan Gunung Padaraang ini memang sangat berpotensi terjadinya bencana alam. Apalagi, di lokasi perbukitannya tidak ada pepohonan yang dapat menahan terjadinya erosi.





