PALABUHANRATU – Sejumlah warga di sekitar di jalan Ahmad Yani Simpang kampung Batu Sapi, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi keluhkan air dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) tirta jaya mandiri cabang Palabuhanrtu tidak maksimal.
Kondisi tersebut, menurut salah seorang warga Deni Ambarin (32) sudah terjadi sejak dua pekan lalu hingga saat ini, meski sebelumnya pihak PDAM tirta Jaya Mandiri cabang Palabuhabratu sempat mengeluarkan edaran tengah melakukan pemeliharaan di salah satu titik akibat kerusakan yakni sekitar kampung Kiaralawang.
“Sempat 12 Januari kemarin ada edaran dalam bentuk surat adanya pemeliharaan di salah satu titik lokasi di jalan Kiaralawang, saya anggap itu wajar jika air tidak berjalan normal,” ujar Deni. Rabu, (24/1).
“Tapi ketika sudah sudah hampir dua minggu ini aliran air tidak normal dan kami cek lapangan titik perbaikan ternyata perbaikannya sudah selesai dilakukan, kan aneh,” imbuhnya.
Berbagai upaya dilakukan sejumlah masyarakat, termasuk dirinya, yakni menyampaikan keluhan melalui layanan kontak humas via perpesanan aplikasi Whatsapp, dan juga keluhan secara langsung datang ke kantor PDAM cabang Palabuhanratu.
Namun begitu, kata Deni, hingga saat ini masyarakat menilai belum ada tanggapan ataupun respon dari pihak PDAM cabang Palabuhanratu tersebut.
“Kami beberapa kali coba menghubungi kontak humas dan menyampaikan keluhan kondisi aliran air hasilnya masih saja nihil jawaban dari kantor akan di monitoring,” jelasnya.
Tentunya hal ini lanjut Deni sangat disayangkan terlebih dengan pelayanan perusahaan derah air minum cabang Palabuhanratu ini, Ia berharap kondisi penyaluran air bersih segera kembali normal.
“Kami sebagai konsumen merasa sangat dirugikan dengan adanya kendala seperti ini, mudah mudahan segera normal lagi,” terangnya.
Sementara itu, dalam surat edaran yang dikeluarkan PDAM Tirta Jaya Mandiri cabang Palabuhanratu, Jumat, (12/1) telah terjadi kebocoran terhadap pipa transfer 10 inch di jalan Bayangkara, kampung Kiaralawang sehingga pelayanan air bersih ke beberapa wilayah mengalami kendala terhenti sementara.
Adapun, wilayah yang terdampak dari adanya kebocoran pipa tersebut yakni Gang Empang, tanjakan Asem, bhayangkara, Kebon tarum, ranca bungur, gunung sumping, tipar, kiaralawang, taman sari, batu sapi, pangsor lio, sirnasari, pangsor kaler, cangehgar, badak putih, dan panyairan hilir.
“Atas hal tersebut, manajmen menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya pelanggan yang terdampak,” tulis manajmen Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Cabang Palabuhanratu. (Ndi)






