“Sudah tahunan jalan Kampung Ciater rusak dan tidak ada penerangan PJU, untuk itu kami mendesak pemeritah bisa mendorong percepatan perbaikan,”kesalnya.
Rencananya, di wilayahnya akan dibangun beberapa pos ronda di tiap RT. Namun, dari hasil urunan warga saat ini baru bisa mewujudkan satu unit bangunan pos ronda.
“Kami akan bangun tiga pos ronda. Tapi baru satu, itupun dari bahan-bahan seadanya. Padahal kami butuhnya semi permanen agar kuat. Sebetulnya, selain bangunan pos ronda kami butuh alat lainnya seperti walkie talkie atau HT dan senter batu untuk berjaga malam,”jelasnya.
Sementara itu, Boy (27) warga setempat menuturkan selalu mendukung dan ikut serta dalam giat swadaya di Kampungnya. Salah satunya kerja bakti pembuatan pos ronda. Dengan begitu, wilayah kampungnya akan terpantau dan mengantisipasi terjadinya kejahatan.
“Kami pemuda ciater sangat mendukung ronda malam ini. Semoga saja upaya kami ini dapat memberikan kenyamanan kepada warga lainnya, terutama malam hari,”tandasnya.
(cr1/d)



