CIKAKAK – Masyarakat di Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi diresahkan dalam beberapa hari kebelakang ini dengan ditemukannya hewan ternak mereka tewas diduga dimangsa hewas buas.
Kades Gandasoli Ece Kurniawan saat diwawancara mengatakan, sudah sebulan ini warganya di empat kampung diresahkan dengan kemunculan hewan buas diduga jenis Macan Tutul khususnya serangan pada hewan ternak jenis kambing.
“Iya banyak warga yang jadi korban ternaknya, ada beberapa warga yang melapor ke desa. Yang jadi sasaran ada tiga kampung, khususnya di Kampung Cikubang, Cikedok, Cibereum,” ujar Ece Kurniawan. Selasa, (10/9).
Adapun berdasarkan hasil pengecekan dan laporan masyarakat, kata Ece Kurniawan menegaskan, jumlah hewan ternak jenis kambing yang dimangsa hewan buas yang terjadi dalam beberapa malam kemarin sekitar ada 20 ekor.
“Upaya dari desa, sudah kordinasi dengan pihak terkait, kemarin alhamdulillah dari pihak terkait ada ke lokasi, mungkin mereka meneliti, menelitinya seperti serangan hewan ini hewan apa,” jelasnya.
Ditegaskan Ece lagi, peristiwa hewan ternak warga di serang ataupun di mangsa hewan buas bukan terjadi kali ini, sebelumnya juga pernah, hanya saja kali ini lebih banyak hewan ternak menjadi korban.
“Itu sejak bulan Agustus sampai terakhir malam minggu kemarin 6 September, mudah-mudahan ini terakhir, jangan sampai lagi ada hewan ternak warga yang diserang hewan buas,” terangnya.
“Gwan ternak warga itu semua lukanya ada di leher. Memang kalau Desa Gandasoli itu dikelilingi kawasan perkebunan, perhutani sama Gunung Halimun Salak,” ucapnya.
Sementara itu dilokasi berbeda seorang warga Adam mengungkapkan peristiwa hewan ternaknya jenis kambing ditemukan tewas satu ekor terjadi Minggu, (25/8) lalu, dengan luka bekas gigitan di leher.
“Didalam kandang 11 ekor semuanya, satu ditemukan mati di bawa ke area hutan pagi nya, terakhir banyak kejadian, sebelum disini, dikampung sebelah juga ada kejadian,” terangnya.
“Saat ini warga, karena ingin melihat wujud hewan buas pemangsa ternak ini memasang perangkap atau jebakan, pakai jebakan, minimal ingin melihat bagaimana hewan kami di mangsa hewan buas itu,” tandasnya. (Ndi)






