KABUPATEN SUKABUMI

Upaya Ponpes Yaspida Sukabumi Tingkatkan Keselamatan usai Santrinya Jadi Korban Tembok Roboh

×

Upaya Ponpes Yaspida Sukabumi Tingkatkan Keselamatan usai Santrinya Jadi Korban Tembok Roboh

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMK Terpadu 1 Yaspida H. Margono, SH. MM yang juga Ketua LPBI NU, PCNU Kab.Sukabumi Didampingi Sekretaris Yayasan Ponpes, Rahmat Adi Kusuma menyampaikan kronogis kejadian.
Kepala Sekolah SMK Terpadu 1 Yaspida H. Margono, SH. MM yang juga Ketua LPBI NU, PCNU Kab.Sukabumi Didampingi Sekretaris Yayasan Ponpes, Rahmat Adi Kusuma menyampaikan kronogis kejadian.

SUKABUMI — Pada 13 November 2024, kejadian bencana alam longsor telah menelan korban di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Yaspida Sukabumi. Dalam kejadian tersebut, empat santri yang sedang berada di sekitar kolam tertimpa tembok pematang kolam yang roboh. Meskipun kejadian ini sangat menyedihkan, pihak Ponpes berkomitmen untuk terus memperbaiki kondisi dan meningkatkan keselamatan lingkungan sekitar pesantren.

Sekretaris Yayasan Ponpes, Rahmat Adi Kusuma didampingi Kepala Sekolah SMK Terpadu 1 Yaspida H. Margono, SH. MM,yang juga Ketua LPBI NU, PCNU Kab.Sukabumi menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini.

Bank bjb Tandamata

“Kami sangat berduka atas kehilangan empat santri kami dan luka-luka yang dialami lima lainnya. Kami berdoa semoga mereka semua diberikan kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT,” ujarnya.

“Sejumlah santri yang menjadi korban luka maupun yang meninggal semuanya merupakan santri yang baik dan sholeh, adapun pengajian di Ponpes kami dibuat 3 tingkatan,”tegasnya.

Kejadian ini diperkirakan terjadi antara pukul 21:00 hingga 22:00 WIB. Saat itu, para santri berada di sekitar kolam yang sebelumnya telah mengalami longsor.

Rahmat menjelaskan bahwa pihak pesantren telah memberikan peringatan agar tidak ada yang berada di area tersebut untuk menghindari kejadian serupa.

Meskipun demikian, Rahmat menekankan bahwa pihak Ponpes akan terus melakukan upaya-upaya perbaikan dan penanggulangan bencana. “Kami akan terus memperbaiki infrastruktur dan melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” katanya.

Rahmat juga menyampaikan bahwa pihak Ponpes siap menanggung semua biaya perawatan bagi santri yang mengalami luka-luka, serta memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. “Kami ingin memastikan bahwa keluarga korban mendapatkan dukungan penuh dari pihak Ponpes,” tambahnya.

Rahmat menegaskan bahwa Ponpes akan terus mengadakan pengajian dan kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan keselamatan santri. “Keselamatan santri adalah prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua santri,” ungkapnya.

Ke depan, Ponpes Darussyifa Yaspida akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. “Kami berharap dengan dukungan semua pihak, kami dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan menghindari kejadian serupa di masa depan,” tutup Rahmat.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Meskipun penuh duka, semoga kejadian ini dapat memberikan hikmah dan semangat bagi semua pihak untuk terus berusaha menciptakan lingkungan yang lebih baik.(*)