TPI Sukabumi ‘Jewer’ Pengutil Ikan

Tempat Pelelangan Ikan Palabuhanratu
Kondisi bongkat muat ikan di TPI Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi David Ibrahim menegaskan, saat ini pihaknya tengah menertibkan tempat bongkar muat ikan. Hal itu untuk menciptakan kondisi aman dan tertib bagi pelaku usaha perikanan.

“Kami mencoba menjadi fasilitator untuk menciptakan kondisi seperti itu, salah satunya yaitu dengan membatasi orang yang masuk ke TPI. Mereka yang masuk akan diberikan tanda pengenal bagi pelaku usaha dan yang berkepentingan saja dapat masuk,” ujarnya kepada Radar Sukabum, Kamis (07/10).

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, beberapa bulan ke belakang dan tahun kebelakang pihaknya waktu itu konsen di penertiban rumpon, setelah diangap tertib masuk ke aktifitas bagan.

“Dari beberapa waktu lalu aktifitas di sini tidak tertib, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Satu di antaranya yaitu tadi, karena siapa saja boleh masuk ke TPI. Termasuk pembeli,” paparnya.

David menegaskan, sebenarnya pihak PPNP sudah menyiapkan lapak – lapak untuk pedagang ikan eceran, namun faktanya masih ada yang berdagang ikan eceran di TPI. Sehingga setiap hari ada orang yang tidak berkepentingan langsung dengan urusan nelayan masuk.

“Ada yang hanya kepentingannya membeli ikan eceran, sehingga menjadi faktor semraut tidak beraturan. Lalu banyak orang-orang yang kepentingannya nonton saja atau berkunjung, bahkan ada yang parahnya lagi pengutil ikan atau istilah disini ngaronce,” tegasnya.

“Sehingga terjadi keluhan nelayan dan pelaku usaha perikanan, hasil tangkapan ikannya bekurang, dilihat juga dari cara membongkar ikannya juga semraut,” ungkapnya.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi hal itu pihaknya membatasi orang yang masuk ke TPI dengan memberikan tag khsusus. Baik untuk penjual, pemilik kapal, kedua bakulnya atau yang membeli.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *