Tak hanya fisik, TMMD juga menghadirkan penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi stunting, dan sosialisasi bahaya narkoba. Sektor ketahanan pangan diperkuat dengan pengolahan lahan 1 hektare dan penanaman 500 pohon sebagai investasi lingkungan jangka panjang.
Menjelang upacara penutupan pada Rabu (11/3/2026), Kapten Andriono berpesan agar hasil pembangunan dijaga bersama. “Kami berharap fasilitas yang sudah ada dirawat dengan baik agar manfaatnya berkelanjutan. Semoga ini menjadi batu loncatan bagi kesejahteraan warga Parakanlima,” pungkasnya.(den/d)






