KABUPATEN SUKABUMI

Tiga Tahun Kampung Pamuruyan Kumuh, Program Kotaku untuk Siapa?

Sementara itu, salah seorang warga RW 09, Rachmad Dhani (40) mengeluhkan kerap terjadinya penumpukan sampah. Selain mengganggu warga juga mengganggu estetika lingkungan karena banyaknya sampah dan akibatnya nampak kumuh. “Ini sudah cukup lama. Banyak warga yang mengeluh juga,” akunya.

Karena itu, dirinya berharap agar pemerintah setempat khususnya pihak desa bisa segera turun tangan memberikan solusi terkait persoalan ini. Sebab tanpa ada dukungan pemerintah, pembangunan apapun sulit terwujud.

“Apalagi ini berkaitan dengan kebersihan, perlu dukungan pemerintah salah satunya dalam hal pengangkutan sampah. Kami harap ada bentuan gerobak yang layak untuk menunjang kebersihan,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Lembaga Kajian Kebijan dan Transparansi Anggaran Sukabumi, Moch Fery Permana mempersoalkan program yang digagas pemerintah pusat untuk Kabupaten Sukabumi dalam program Kotaku.

Dengan anggaran yang sangat besar, tentunya harus tidak ada lagi pemukiman warga yang kumuh. “Apalagi ini terjadi di wilayah Kecamatan Cibadak, yang notabenenya masuk pada kecamatan penerima program Kotaku. Program Kotaku ini sebetulnya untuk siapa? Kenapa masih ada yang kumuh sementara anggaran cukup besar,” singkatnya heran. (Bam)

Laman sebelumnya 1 2
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *