KABUPATEN SUKABUMI

Gempa 4,3 Magnitudo di Sukabumi Rusak Satu Rumah Warga Cibadak

×

Gempa 4,3 Magnitudo di Sukabumi Rusak Satu Rumah Warga Cibadak

Sebarkan artikel ini
Rumah di Cibadak Rusak
Petugas P2BK dan petugas gabungan, saat meninjau lokasi rumah warga yang terdampak guncangan gempabumi

SUKABUMI – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 4,3 magnitudo yang mengguncang Sukabumi, menyebabkan satu unit rumah warga di Kampung Bangkuong, RT 01/RW 05, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, rusak.

Bencana gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (18/01) sekira pukul 00.44 WIB ini, episenternya terletak pada koordinat 7.28 LS dan 106.49 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 33 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR pada kedalaman 38 km.

Bank bjb Tandamata

“Berdasarkan laporan petugas dilapangan, guncangan gempa bumi tersebut, telah menyebabkan satu unit rumah warga milik Pipin (54) yang ditempati oleh 1 Kepala Keluarga (KK) dan 6 jiwa itu, mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Radar Sukabumi pada Minggu (19/01).

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Sukabumi dari BMKG, bahwa gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal, akibat aktivitas seismic disekitar zona subduksi lempeng.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Surade dengan Skala Intensitas III MMI dan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

“Berdasarkan asessmen petugas dilapangan, guncangan gempa bumi itu telah merusak rumah warga Cibadak pada bagian dinding atas rumahnya, ambruk. Selain itu, dinding rumahnya juga banyak yang retak akibat guncangan gempa tersebut,” paparnya.

Setelah mendapatkan laporan dampak dari bencana guncangan gempa bumi itu, BPBD Kabupaten Sukabumi telah menginstruksikan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak bersama Muspika Kecamatan Cibadak, untuk langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seluruh keluarga korban untuk sementara waktu, telah mengungsi ke tempat saudaranya,” timpalnya.

Untuk meminimalisir terjadinya risiko bencana alam, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG atau pemerintah yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya. (Den)