KABUPATEN SUKABUMI

Tiga Desa Kalibunder Krisis Air Bersih

×

Tiga Desa Kalibunder Krisis Air Bersih

Sebarkan artikel ini

KALIBUNDER— Ratusan warga di Desa Mekarwangi, Desa Sekarsari dan Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, mengalami krisis air bersih, kemarin (26/8). Bagiamana tidak, mata air yang biasa digunakan warga untuk keperluan, minum, mencuci dan Mandi, Cuci dan Kakus (MCK), kondisinya sudah mengering.

Seorang warga Desa Mekarwangi, Hadim (45) mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti mandi, minum serta mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga, mereka terpaksa harus mencari sumber mata air ke sekitar pegunungan yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman penduduk.

Bank bjb Tandamata

“Setiap pagi dan sore hari, warga di kampung ini selalu mengambil air dari perbukitan yang lokasinya berjarak sekitar 5 Kilometer,” jelas Hadim kepada koran ini, kemarin (26/8).

Menurutnya, kesulitan air di tiga desa untuk mendapatkan air bersih, sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. Saat ini, warga sangat membutuhkan bantuan air bersih untuk di konsumsi sehari-hari. Untuk mendapatkan air bersih, warga setiap hari harus rela berjalan ratusan meter untuk mendatangi sumber mata air bersih yang melewati kebun dan jalan yang terjal serta berliku.

Mereka mengambil mata air yang bersumber dari serapan akar pohon bambu yang lokasinya cukup jauh dengan pemukiman warga. “Kalau tidak ke kebun, warga disini suka mengambil air dan mencuci pakaian ke sungai,” bebernya.

Sekretaris Desa Mekarwangi, Dede Suherlan mengatakan, hampir seluruh desa yang ada di Kecamatan Kalibunder, mengalami krisis air bersih. “Namun, dari seluruh desa yang ada di kecamatan ini, hanya tiga desa yang kondisinya memprihatinkan. Yakni, Desa Mekarwangi ada 965 Kepala Keluarga (KK), Desa Cimahpar 1.650 KK dan Desa Sekarsari 975 KK,” jelas Dede.