“Saya yakin bahwa kerja pemerintah untuk menuntaskan Visi dan Misi yang dibawa akan berat, jika pemerintah dibiarkan sendiri. Perlu adanya kerjasama dengan semua unsur pemerintah ataupun tokoh masyarakat dalam menyongsong generasi emas di masa depan. Baldatun sendiri yakin, tidak akan tercipta generasi emas tanpa berpatokan kepada Alquran, maka dari itu kami menggagas untuk membudayakan Baca, Faham dan Amal Alquran. Bagi saya sebagai umat Muslim, gerbang generasi emas menuju SDM berkualitas adalah ketika manusia atau anak mudanya sudah peduli dan cinta serta faham tentang makna-makna dalam Alquran, “terangnya.
Terakhir dirinya mengatakan, dirinya sejauh ini hanya sedang berusaha membantu pemerintah Kabupaten Sukabumi agar bisa tercapai apa yang menjadi harapan masyarakat Kabupaten Sukabumi yakni kemakmuran dan ketemtraman dalam bermasyarakat yang damai. Tentunya dalam mewujudkan itu tidak akan semudah membalikan telapak tangan, perlu ada persiapan-persiapan yang mapan. Karena dalam menciptakan generasi emas tentunya harus dibarengi dengan sistem yang berjalan sesuai aturan yang baik.
“Logikanya begini, ketika kita ingin menghasilkan buah yang manis dan super. Kita tidak perlu memimpikanya buah itu, tetapi kita cukup dengan mengurus tangkainya dan memberikan asupan pupuk kemudian dirawat sebaik-baiknya, maka dengan sendirinya akan keluar buah yang diharapkan. Jadi jika berharap ingin menghasilkan buah yang baik, tetapi tangkai dan tanahnya tidak diperhatikan rasanya sulit. Kewajiban kita hanya memberikan yang terbaik bagi tangkainya, munculnya buah berkualitas adalah bonus hasil kerja keras, “jelasnya.(*/adv)






