Tangisan Anak Yatim Gunung Malang Untuk Kabupaten Sukabumi Gemilang

  • Whatsapp
MENYANTUNI : Pendiri sekaligus Penanggungjawab baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat menyantuni anak yatim di Masjid Jami Nurul Huda Desa Gunung Malang Kecamatan Cikidang pada Jumat (15/10/2021).

SUKABUMI — Tangisan anak yatim kembali pecah, saat Baldatun Center bersama tim melakukan santunan anak yatim di Masjid Jami Nurul Huda Desa Gunung Malang Kecamatan Cikidang pada Jumat (15/10/2021).

Betapa tidak puluhan anak yatim yang ditemani oleh orang tua asuhnya berkumpul di masjid dalam kodisi haru dan penuh harapan. Sedikitnya ada 42 anak yatim yang belum baligh binaan hadir dalam kegiatan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan aparat desa tersebut.

Bacaan Lainnya

Pendiri sekaligus Penanggungjawab baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin mengatakan, jumling di Desa Gunung malam kali kedua ini sangat bermakna, pasalnya anak yatim dari seluruh peloksok Desa Gunung Malang hadir dalam kegiatan yang sakral tersebut.

Seperti biasa, selain mewakafkan Alquran orang yang juga diketahui sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Gerindra ini juga melakukan satunan anak yatim.

“Ada yang berbeda di Jumling santunan anak yatim kali ini, saya terharu ketika beberapa anak yatim dan orang tua asuhnya menangis saat disantuni, ada perasaan yang tidak bisa diungkapkan ketika anak yatim menangis saat disantuni, disana saya meminta doa kepada anak-anak yatim untuk Kabupaten Sukabumi yang gemilang berkah lahir bathin, “jelas Ade Dasep yang diketahui sebagai Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, Di Jumling yang ke 60 di masjid ke 60 ini memang sedikit terkenang, selain dengan kondisi perjalanan yang cukup terjal dan juga respon masyarakat desa Gunung Malang yang hangat.

Bahkan catatatan dirinya, tidak banyak desa dari 58 Desa dan 1 Kelurahan yang suasananya seperti di Desa Gunung Malang, yang mana masyarakatnya sangat antusias menyambut program ini.

“Ya selain kemarin di wilayah Cikembar, di Kecamatan Cikidang tepatnya Gunung Malang ini kembali ada beberapa anak yatim yang menangis saat disantuni, mungkin inget bapaknya atau seperti apa, yang jelas hal itu membuat hati saya dan tim luluh mendengar tangisan mereka setelah disantuni, betapa butuhnya mereka perhatian kita hingga mereka merasa diakui kehadiraanya, “terangnya.

Diketahui, saat ini sudah ada tiga kecamatan yang sudah diselesaikan, yakni Kecamatan Cibadak, Cicantanyan dan Cikembar. Untuk kecamatan Cikidang ini baru empat Desa yang sudah dikunjungi, yakni Desa Taman Sari, Cicareuh, Desa Pangkalan dan Gunung Malang.

“Untuk cikidang baru empat desa di Program Jumat Wakaf Alquran terjemahan ini, masih tersisa desa lain yang belum yang mana insya allah akan diselesaikan secara bergantian, “jelas orang yang diketahui sebagai Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi.

Seperti biasa, dirinya juga kepada masyarakat yang hadir menyampaikan bahwa Baldatun memiliki beberapa program seperti halnya Program beasiswa pendidikan khusus anak yatim binaan yang akan melanjutkan ke jenjang SMP. Kemudian program beasiswa kesehatan bagi para anak yatim binaan. Menurutnya, apa yang dilakukan saat ini adalah buah dari janji politik yang harus ditunaikan.

“Kan gini, aset Baldatun sendiri cuma dua. Satu 1.800 Anak Yatim binaan, kedua 3.342 Alquran yang disebar di 58 Desa dan satu kelurahan. Selain itu juga kehadiran Baldatun juga ingin dirasakan nyata. Makanya kami adakan program beasiswa mulai dari pendidikan dan kesehatan. Saya juga dalam setiap kegiatan menyakinkan mereka bahwa sekalipun harta kita habis untuk membela anak yatim saya tidak jadi masalah, “tegasnya.

Lebih lanjut orang yang diketahui sebagai Ketua KOMWIL PPS-SMI Sukabumi juga mengatakan, dengan kegiatan ini dirinya berharap apa yang dicita-citakan oleh Baldatun dan Kabupaten Sukabumi bisa cepat terkabul, Saat ini Kabupaten Sukabumi memiliki Visi religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin.

Untuk menunjang hal tersebut, Baldatun Center ikut membantu membumikan visi yang digagas oleh Bupati dua priode Marwan Hamami dan Iyos Soemantri. Apa yang dicita-citakan oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini, tentunya adalah cita-cita bersama termasuk baldatun center guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Hadirnya Baldatun 7 tahun lalu, Tujuannya untuk berikhtiar dan berjuang Membangun Masyarakat Sukabumi dengan Al-Qur’an dengan cara wakaf Alquran, Membangun Masyarakat Sukabumi yang berkemakmuran dengan cara memakmurkan Anak Yatim yang belum baligh binaan. Kami Baldatun Center berkeinginan kuat supaya masyarakat Sukabumi merasakan Barokah. Kami Baldatun Center berkeinginan kuat Terwujudnya masyarakat Sukabumi Adil Makmur yang diridhoi Allah SWT, salah satu mewujudkanya adalah dengan membumikannya program Jumling, “tambahnya.

Selain itu juga, dirinya merasa bahwa dalam mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Sukabumi tidak hanya kepentingan pemerintah saja, tetapi semua kalangan masyarakat. Karena ketika kita biarkan bekerja sendirian, tentunya akan berat tercapai. Didalam negara dan bermasyarakat di Negara Indonesia, budaya gotong royong sudah menjadi ciri khas bangsa ini.

Maka dari itu, baldatun menilai bahwa dengan bersama-sama mewujudkan cita-cita harapan Kabupaten Sukabumi kedepan perlu adanya dorongan bersama. Sehingga apa yang dicita-citakan oleh Bupati dan wakilnya bisa tercapai dan ditepati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *