Taman Dynamix Jadi Contoh Reklamasi Pasca Tambang

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat saat meninjau lahan eks pertambangan pasir silika di Kabupaten Sukabumi.

CIBADAK– Taman Dynamix yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Tanjungsari, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi didorong menjadi percontohan kawasan reklamasi pasca tambang tingkat nasional.

Hal itu, diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meninjau secara langsung ke lokasi eks tambang pasir silika tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kedatangannya ke lokasi tersebut karena tertarik, oleh satu-satunya kawasan reklamasi eks pertambangan yang berhasil.

“Saya kesini karena mendapat informasi ada percontohan pasca tambang yang layak di apresiasi. Ternyata ada di Kabupaten Sukabumi, dan keberhasilan ini pertama di Jawa Barat,” jelas Ridwan Kamil, kemarin (24/7).

Namun begitu, Ridwan Kamil menitip pesan, reklamasi pasca tambang tidak bisa disebut berhasil secara penuh jika hanya bernilai lingkungan, akan tetapi masih ada dua unsur yang haru dipenuhi.

Yakni, ekonomi dan kebermanfaatan bagi warga sekitar. “Ya, selain secara lingkungan sudah baik tapi itu belum sempurna, jika belum bermanfaat, berdayaguna dan bernilai ekonomi sehinga dapat mendorong kesejahteraan masyarkat sekitar,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menjelaskan, apa yang telah dilakukan oleh PT SBI yang telah melakukan reklamasi pasca tambang harus menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lainya.

“Saya merasa berbahagia lahan yang dimiliki oleh semen indonesia ini yang setelah dilakukan penambangan tidak ditinggalkan. Melainkan dilakukan reklamasi sehingga lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.

Di Kabupaten Sukabumi, lanjut Marwan, cukup banyak lahan eks pertambangan, khususnya pasir besi yang ditinggalkan begitu saja oleh perusahaan tanpa dilakukan proses reklamasi.

“Terutama lahan pertambangan pasir besi, banyak ditinggalkan begitu saja, dan ini menjadi permasalahan,” pungkasnya. (upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *