Syukuran Nelayan di Cisolok Sukabumi Meriah

Hari Nelayan Kecamatan Cisolok Sukabumi
Suasana kemeriahan syukuran hari nelayan ke - 27 di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

CISOLOK – Dengan mengusung selogan Nelayan Hebat, Nelayan Kuat dan Nelayan Bermartabat, pelaksanaan syukuran hari nelayan ke – 27 di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi berlangsung meriah, Rabu, (10/7).

Pantauan dilapangan, kemeriahan acara syukuran nelayan ke 27 kecamatan Cisolok terlihat diikuti sekitaran ribuan masyarakat dari berbagai kampung dan desa yang rela berpanas panasan melaksanakan kegiatan karnaval nelayan dan juga prosesi adat di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Pajagan, Desa Cikahuripan.

Bacaan Lainnya

Menurut kepala desa Cikahuripan Heri Suryana, syukuran hari nelayan ke – 27 di kecamatan Cisolok tersebut merupakan bukti syukur para nelayan atas limpahan rezeki yang allah berikan selama ini, sehingga kegiatan sebagai bentuk uacapan syukur masyarakat.

“Tidak lupa juga masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak, yang sudah mensuport acara ini. Kita yakini syukuran nelayan ini membawa kami menjadi nelayan yang hebat, yang kuat dan bermartabat,” ujar Heri Suryana. Rabu, (10/7).

Dijelaskan Heri, syukuran hari nelayan ke – 27 di Kecamatan Cisolok menjadi momentum masyarakat nelayan menyampaikan keluh kesahnya terhadap pemerintah atas keinginan yang selama ini belum terwujud yakni pembangunan dermaga untuk tempat sandar perahu yang tidak kunjung ada kelanjutan.

“Keinginan harapan kami, mengenai pelabuhan atau dermaga hingga saat ini masih belum ada realisasi atau relokasi dari pemerintah. Kami menangis ketika hendak bersandar perahu nelayan berceceran dimana mana,” jelasnya.

Lanjut Heri, dengan pelaksanaan syukuran hari nelayan ke – 27 di Kecamatan Cisolok yang terlihat berlangsung meriah, diharapkan menjadi modal dan bukti bahwa masyarakat nelayan sangat mengharapkan banyaknya perhatian dari pemerintah salah satunya bantuan bantuan untuk kesejahteraan nelayan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga diharapkan dalam membuat kebijakan dapat pro masyarakat nelayan, dengan mempertimbangkan aturan aturan salah satunya mengenai penangkapan udang lobster atau benur.

“Kami berharap aturan dikembalikan, karena umumnya masyarakat kami nelayan benur. Kami berharap kebijakan kebijakan tersebut segera direalisasikan, karena itu untuk kami nelayan agar bisa hidup lebih sejahtera, sesuai selogan kami Nelayan Hebat, Nelayan Kuat, Nelayan Bermartabat,” terangnya.

Sementara itu Ujang Sulaeman Wakil Ketua I DPC (Dewan Pimpinan Cabang) HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Sukabumi, menambahkan sangat mengapresiasi atas kemeriahan acara syukuran nelayan ke 27 di Kecamatan Cisolok, menurutnya hal itu sebagai wujud syukur masyarakat nelayan.

Ujang melihat sejak awal rangkaian kegiatan syukuran hari nelayan ke 27 di kecamatan Cisolok masyarakat sangat antusias dan berlangsung meriah.

“Sangat meriah masyarakat juga terlihat antusias meski harus berjemur saat melaksanakan karnaval di bawah terik matahari, tentunya harapannya apa yang dilaksanakan hari ini menjadi penyemangat dalam melaut,” singkatnya. (Ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *