SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan eksistensinya di panggung nasional. Di tengah tantangan ketahanan pangan dan perubahan iklim, daerah ini justru mencatatkan prestasi membanggakan lewat sektor pertanian.
Komitmen panjang dalam menjaga dan mengembangkan padi lokal berbuah manis dengan diraihnya penghargaan bergengsi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sukabumi dinobatkan sebagai Peringkat Pertama Pendaftar Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional Periode 2005–2025.
Tidak hanya Bupati Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga menerima penghargaan serupa. Capaian ganda ini menegaskan peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga plasma nutfah serta sumber daya genetik pertanian Indonesia.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menekankan bahwa prestasi ini adalah buah dari komitmen jangka panjang. “Penghargaan ini hasil kerja keras puluhan tahun, mulai dari pendataan, pendaftaran varietas, hingga pendampingan petani,” ujarnya.
Menurut Aep, padi lokal Sukabumi bukan sekadar sumber pangan, melainkan identitas budaya dan kearifan lokal. Varietas lokal memiliki keunggulan unik: ketahanan terhadap lingkungan tertentu dan cita rasa khas bernilai ekonomi tinggi. “Pendaftaran varietas adalah langkah strategis agar kekayaan ini terlindungi secara hukum dan tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.






