KABUPATEN SUKABUMI

Siap Suplay Air Bersih

×

Siap Suplay Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama (Dirut) Perumda AM TJM, Muhamad Kamaludin Zen didampingi Direktur Umum, Budi Arkah saat diwawancarai Radar Sukabumi di ruang kerjannya, kemarin (22/7).

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi, menyiapkan empat mobil tanki untuk pendistribusian air minum kemapa masyarakat sebagai pelanggan maupun non pelanggan yang mengalami kesulitan air bersih.

Direktur Utama (Dirut) Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi, Muhamad Kamaludin Zen didampingi Direktur Umum, Budi Arkah mengatakan, selama musim kemarau Perumda sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 53 tanki kepada pelanggan dan non pelanggan.

Bank bjb Tandamata

“Atas permintaan dari BPBD Kabupaten Sukabumi kami sudah mendistribusikan air bersih ini secara geratis baik kepada pelanggan maupun non pelanggan,” kata Kamaludin kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/7).

Dijelaskannya, terdapat beberapa wilayah yang sudah mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau ini misalnya saja, Kecamatan Cicurug, Kecamatan Cisolok dan kecamatan lainnya. Adapun, bagi masyarakat yang hendak mendapatkan distribusi air bersih tersebut harus mengajukan melalui BPBD. “Tentunya dalam pendistribusian ini sesuai dengan prosudur yang berlaku. Masyarakat bisa mengajukannya melalu BPBD,” tandasnya.

Menurutnya, selama pendistribusian tersebut tidak menemukan kendala yang dapat menghambat. Namun, untuk mempercepat pendistribusian masyarakat harus mempersiapkan tempat penampungan air di lokasi sehingga dapat mempersingkat waktu. “Sehingga petugas tidak kerepotan untuk mengisi setiap jerigen air yang dibawa masyarakat. Kalau ada penampungan, masyarakat tinggal mengambilnya,” ucapnya. Soal ketersediaan pasokan air, Kamaludin mengaku, mengalami penurunan hingga 40 persen khususnya di wilayah Kecamatan Cicurug.

“Karena itu, saya mengucapkan permintaan maaf kepada pelanggan di wilayah Kecamatan Cicurug. Karena kekurangan ketersediaan air dan masih melakukan sistem gilir pasokan,” ulasnya. Ia menambahkan, di wilayah Cicurug mulai dibangun sekitar pada tahun 1980 sampai saat ini tidak ada penambahan kapasitas produksi dan baru tahun ini Perumda AM TJM melaksanakan penambahan kapasitas air sebesar 40 liter per detik, “Saat ini sedang berjalan. Mudah-mudahan pada Agustus sudah bisa mengalir normal,” pungkasnya. (bam/d)