Sekda Ade ‘Curhat’ Soal Gurilaps ke Kang Dedi Mulyadi

  • Whatsapp
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman
DIALOG : Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara saat berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi di Aula PKK Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jumat (24/09).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menerima kunjungan kerja Panitia Kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi di Aula PKK Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jumat (24/09).

Kegiatan ini digelar dalam rangka penyusunan rancangan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya di Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Suryaman mengatakan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki sumber daya alam yang melimpah. Hal itu mulai dari gunung,rimba, laut, pantai, hingga sungai yang dikenal pula dengan gurilaps.

“Potensi alam di Kabupaten Sukabumi sangat melimpah. Bahkan sering kita sebut gurilaps. Pariwisata menjadi salah satu potensi utama di Sukabumi. Apalagi adanya Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark,” kata Ade.

Selain itu, sambung Ade, Kabupaten Sukabumi pun memiliki kampung adat yang tersebar di beberapa lokasi. Kampung adat tersebut di antaranya Ciptagelar, Sinar Resmi, dan Ciptamulya.

“Kami pun telah memiliki Perbup Nomor 36/2019 tentang pedoman penataan lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa. Meskipun secara perdanya belum ada,” timpalnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mewakili pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia kerja DPR RI bersama pejabat pendamping yang datang untuk bersilaturahmi ke Kabupaten Sukabumi. Apalagi, memberikan perhatian besar kepada Kabupaten Sukabumi.

“Terutama dalam mengupayakan terwujudnya kelestarian sumber daya alam hayati dan keseimbangan ekosistemnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi mengatakan, kehadirannya ke Sukabumi untuk berinteraksi dalam membangun kekuatan visi yang sama. Khususnya dalam penyelamatan alam semesta.

“Sukabumi merupakan wilayah eksotis yang serba punya. Termasuk terkenal dengan kelompok masyarakat adatnya. Apalagi Sunda sangat tergantung dengan gunungnya. Jadi kami ingin penyelamatan alam dimulai dari kawasan Gunung Halimun,” jelasnya.

Menurutnya, tatanan masyarakat adat sangat baik. Terutama dari sisi ekosistemnya. Oleh karena itu, keberadaan masyarakat adat harus dilindungi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *