Sebelum Vaksin, PMI Minta Warga Donor Darah, Ini Alasannya

  • Whatsapp
DONOR DARAH : Petugas PMI Kabupaten Sukabumi saat melakukan donor darah sebelum dilaksankan Vaksin Covid-19. (FOTO: LUPI /RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Untuk memenuhi permintaan ketersediaan darah ditengah masa vaksinasi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi meminta masyarakat untuk melakukan donor darah sebelum vaksin. Pasalnya, setelah disuntik dosis pertama vaksin Covid-19, orang yang telah melakukan vaksinasi belum diperbolehkan untuk melakukan donor darah.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito mengungkapkan, ketersediaan darah di masa program vaksinasi di Kabupaten Sukabumi berkurang. Karena memang, para pendonor darah sukarela yang telah mendapatkan vaksin tidak bisa melaksanakan donor darah beberapa pekan setelah penyuntikan.

Bacaan Lainnya

“Kalau sudah mendapatkan vaksin harus menunggu hingga beberapa pekan untuk bisa melakukan donor darah kembali. Namun begitu kami tidak bisa diam begitu saja karena ketersediaan adarah tetap harus stabil, makanya salahs atu siasatnya adalah kami meminta pendonor melakukan donor darah sebelum disuntik,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Senin (8/3/2021).

Hondo menghitung, jarak ideal setelah vaksinasi untuk melakukan donor darah kurang lebih empat sampai enam pekan. Karena memang vaksin diberikan dua dosis dengan jarak 14 hari atau dua pekan setelah dosis pertama. “Ya kurang lebih empat sampai enam pekan lah, tentunya itu akan berdampak pada ketersedian darah pastinya, makanya kami minta agar donor sebelum vaksin,” pintanya.

Himbauan donor darah sebelum vaksin, dilakukan terlebih dahulu para jajaran PMI Kabupaten Sukabumi. Dimana, sebelum melaksankan vaksinasi dilingkungan PMI, seluruh petugas terlebih dahulu melakukan donor darah. “Para angota PMI dari mulai pengurus, staf, karyawan UTD, serta Relawan ini sangat antusias sekali untuk mendonorkan darahnya , mengingat besok para anggota PMI ini akan di berikan vaksin secara masal,” sebutnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *