SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Saluran air Cikarang yang berada di balik tembok PT.CDB, Kampung Pondokkaso RT.06 perbatasan RT.02/02, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu dipenuhi dengan sampah sterofoam. Kondisi itu, kerap menjadi salah satu penyebab air meluap kepermukiman yang mengakibatkan banjir.
Dadang, warga setempat mengungkapkan, kendati lingkungannya telah menyiapkan tempat pembuangan sampah, namun saluran air di wilayahnya itu terlaksana dipenuhi sampah yang sulit larut tersebut.
“Dilingkungan kami sebenarnya sudah ada TPS pak, tapi tetap saja masih ada warga yang membuang sampah sembarangan ke aliran sungai, terlebih sampah yang dibuang adalah sterofoam da plastik yang sulit hancur;” ungkapnya, Selasa (15/12).
Dadang menyebut, selain menjadi biang dari banjir, tumpukan sampah tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar. Maka dari itu, Dadang yang merupakan perangkat desa setempat ini meminta agar masyarakat dapat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Yang kami khawatirkan bukan hanya banjir akibat sampah ini, tetapi juga kesehatan warga, selain itu juga estetika lingkungan jadi terganggu dengan adanya sampah ini,” ujarnya.
Namun demikian, Dadang menambahkan, sampah yang didominasi oleh plastik itu didiga bukan hanya dari lingkungan sekitarnya. Karena memang, aliran sungai kecil ini mengalir sepanjang permukiman masyarakat.
“Saya rasa bukan hanya dari warga kami ini sampah, maka dari itu kami akan cek sampai ke hulunya,” ujarnya.
Dadang juga mengajak, agar masyarakat dapat memilah sampah sebelum dibuang. Tidak hanya itu, anjuran dari pemerintah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, kemasan makanan plastik agar dapat dikurangi.
“Kunci utamanya adalah prilaku dan kesadaran masyarakat, aturan yang disediakan hanya aturan, kami minta pemerintah juga lebih tegas, jika terus begini rusak sudah lingkungan,” pungkasnya. (upi/d)






