SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kediaman milik Nimrot Naibaho, warga Kampung Cikiray Kidul RT 01/09 Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat nyaris hancur akibat tertimpa lima pohon yang roboh. Runtuhnya pohon tersebut akibat cuaca ekstrim yang melanda kawasan cisaat
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam Wahyudin menerangkan, robohnya pohon yang menimpa rumah warga itu diketahuinya dari desa setempat. Kendati peristiwanya telah terjadi beberapa hari lalu, namun pohon yang runtuh belum dievakuasi.
“Kami mendapat kabar dari pemerintah desa setempat, bahwa pohon roboh yang menimpa rumah warga hingga saat ini belum di evakuasi, sehingga kamu besar tim dari BPBD mengevakuasinya,” jelas Imam kepada Radar Sukabumi, Selasa (15/12).
Imam menyebut, pohon yang menimpa rumah warga tersebut mulai dari pohon Suren, nangka, jeruk dan pohon albasiah. Proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama karena diamater pohon yang roboh cukup besar.
“Ada lima pohon yang roboh, memang disekitar rumah itu banyak ditanam pohon-pohon, sehingga saat hujan turun yang disertai angin kencang, pohon tidak bisa menahannya hingga ambruk,” ujarnya.
Kendati demikian, dalam peristiwa itu para penghuni rumah yang berjumlah empat jiwa berhasil menyelamatkan diri. Namun, kerugian yang diakibatkan bencaba itu ditaksir mencapai Rp 15 juta.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka, semua bisa menyelamatkan diri, kerusakan mayoritas pada atap rumah, saat ini yang dibutuhkan adalah material seperti genteng dan kayu,” bebernya.
Imam juga menghimbau kapada masyarakat agar tetap waspada dan siapsiaga, karena memang intensitas hujan yang disertai angin kencang masih terjadi. Selain itu, Imam meminta masyarakat agar cepat melapor jika terdapat bencana sehingga penanganan bisa dengan cepat dilakukan.
“Kami minta warga yang berada pada kawasan tebing, sungai dan kawasan permukiman yang dekat dengan pohon-pohon besar agar waspada,” pungkasnya. (upi/d)






