KABUPATEN SUKABUMI

Rural ICT Camp 2024 di Sukabumi, Puluhan Peserta Digembleng Kecerdasan Internet Sehat

×

Rural ICT Camp 2024 di Sukabumi, Puluhan Peserta Digembleng Kecerdasan Internet Sehat

Sebarkan artikel ini
ICT Camp 2024 di Sukabumi

CIRACAP – Dalam upaya peningkatan konektivitas pedesaan dan ketahanan iklim, Common Room gelar Rural ICT Camp 2024 di wilayah kecamatan Ciracap, Kebupaten Sukabumi.

Puluhan peserta dari 11 wilayah dari 10 provinsi mulai dari kampung adat kasepuahn Gelar alam dan Ciptagelar, warga setempat kecamatan Ciracap, peserta dari pulau Aceh, kampung adat di kalimantan Barat, dari nakatoro sulawesi tengah, peserta dari Papua, Nusa tenggara timur, Sumba barat daya, sumba tengah, lombok utara, tidak hanya itu sebagian peserta online, dari masyarakat sipil, pemerintah daerah ikut hadir mencapai 200 orang.

Bank bjb Tandamata

Menurut Gustaff Hariman Iskandar, Direktur harian Common Room, kegiatan peningkatan konektivitas pedasaan dan ketahanan iklims setiap tahun digelar dengan tema berbeda sejak 2020 lalu hingga tahun 2024 ini, meski pada tahun 2022 sampai 2021 sempat tersendat karena adanya pandemi covid 19 sehingga dilaksanakan secara online.

“Dua tahun itu masa pandemi kita rada ngereum” kegiatan di kampung adat Ciptagelar dilaksanakan secara Hybrid, karena yang diizinkan boleh masuk ke Ciptagelar gak boleh lebih 30 peserta,” ujar Gustaff Hariman Iskandar.

Kemudian di tahun 2023, kegiatan digelar dengan tema desa bangkit, hal itu karena sudah masa transisi pasca pandemi, dilaksanakan di desa tembok kabupaten buleleng Bali, setelah itu masih tahun 2023 melaksanakan di Aceh dengan tema desa Tangguh, karena lokasi terdampak tsunami itu sebagai bagian dari peringatan tsunami.

“Tahun ini karena dampak perubahan iklim terasa tema nya konektivitas pedesaan dan ketahanan iklim, jadi ada internet untuk kebencanaan, internet untuk pendidikan, kesehatan, ya kita harapkan lewat kegiatan ini ada upaya upaya untuk membangun ketahanan iklim di level desa,” jelasnya.

Sementara itu, Minister-Counsellor British Embassy Jakarta, Amanda McLoughlin mengaku senang bisa menjadi bagian dari Rural Ict Camp yang ke 5, dimana program didukung akses digital dari pemerintah inggris dan Comon room yang bertujuan untuk mendukung berbagi ide kreatif dan inisiatif baik untuk mengembangkan infrasturktur internet berbasis masyarakat didaerah pedesaan terutama daerah terpencil.

Menurut Amanda, dengan tema rural Ict Camp 2024 dengan conectivitas pedesaan dan ketahanan iklim mencerminkan tujuan untuk meningkatkan conectivitas pedesaan membangun ketahanan masyarakat untuk dapat beradaftasi dengan perubahan iklim.

“Besok kami akan meluncurkan menara internet bambu pertama di Ciracap, ini sebuah langlah inovatif menuju peningkatan conectivitas digital daerah pedesaan sambil mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Inggris terus berkomitmen untuk memastikan akses digital yang aman terjamin dan berkelanjutan bagi masyarakat yang terpinggirkan,” timpalnya.

“Tahun ini bahkan lebih istimewa karena kami juga sedang merayakan 75 tahun huhungan diplomatik antara Indonesia dan Ingrris kami bersemangat untuk memperdalam kemitraan dan bekerjasama menuju masa depan lebih terhubung secara digital yang menguntungkan rakyat, melindungi planet serta meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya.

Dipilihnya kecamatan Ciracap dalam program kali ini, kata Amanda lagi karena sejak tahun 2020 pemerintah inggris melalui program akses digital bekerjasama dengan common room telah menyediakan sekitar 15 miliar untuk mendanai proyek tersebut diseluruh Indonesia, tidak hanya di Ciracap tentunya dalam memberdayakan jaringan komunitas didaerah pedesaan dan wilayah terpencil.

“Jadi Ciracap ini secara khusus dipilih untuk proyek ini, karena sebagai wilayah yang awalnya memiliki sejumlah titik blank spot dan koneksi internet yang belum memadai, hari ini telah membuat langkah besar dalam meningkatkan penetrasi internetnya,” terangnya.

“Misalnya dulu 2020 hanya ada sekitar 13 titik akses internet diawal program, sekarang ada sekitar 370 titik akses internet diseluruh wilayan Ciracap, kami memilih Ciracap untuj rural Ict camp 2024 untuk menyuarakan pencapaian yang luar biasa ini,” ucapnya.

Ditegaskan Amanda, Inggris dan Indonesia telah bekerjasama dalam agenda transpornasi digital selama 4 tahun terakhir dimana proyeknya sudah tersebar di 24 provinsi dari 38 provinsi yang ada di Indonesia.

“Iya salah satunya di Jabar, jadi kami juga disamping melakukan projek diwilayah wilayah Indonesia kami juga membantu yang namanya kunjungan ke inggris bagi pemerintah indonesia untuk mempelajari kesehatan digital, kecerdasan buatan,” paparnya.

“Kami percaya sekali bahwa transpomasi digital akan terus tumbuh dan berkembang dibawah pemerintahan yang baru, terutama umtuk mendukung indonesia emas 2045 dan dalam kontek perkembangan pesan teknologi baru dan yang sedang berkembang,” tandasnya. (Ndi)