KABUPATEN SUKABUMI

RSUD Sekarwangi Ungkap Kondisi Korban Pembacokan Akibat Urusan Asmara, Humas : Masih Kritis

×

RSUD Sekarwangi Ungkap Kondisi Korban Pembacokan Akibat Urusan Asmara, Humas : Masih Kritis

Sebarkan artikel ini
DIWAWANCARAI : Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, saat diwawancarai terkait kondisi terkini korban pembacokan Ajun Junaedi (51) warga Kampung Leuwi Keris, RT 01/RW 08, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (29/01).
DIWAWANCARAI : Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, saat diwawancarai terkait kondisi terkini korban pembacokan Ajun Junaedi (51) warga Kampung Leuwi Keris, RT 01/RW 08, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (29/01).

“Kalau luka yang aku lihat di sini (jidat) di sini dua (pinggang belakang) di sini (leher) katanya ada sekitar 10 bacokan,” timpalnya.

Bank bjb Tandamata

Keluarga korban yang melihat kejadian tersebut, berteriak sehingga tetangga korban berdatangan ke TKP. Tidak lama setelah itu, sekira pukul 04.30 WIB korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak, untuk mendapatkan perawatan yang intensif dari tim medis.

“Korban kondisinya masih kritis karena memang banyak luka bacoknya. Sekarang masih di RSUD Sekarwangi Cibadak,” timpalnya.

Ketika disinggung mengenai motif pelaku yang sadis melakukan pembacokan kepada korban hingga bersimbah darah. Susenty menjawab, dugaan sementara motif pelaku nekad melakukan perbuatan tersebut, karena persoalan cinta segitiga antara korban dengan pelaku yang disinyalir ada perselingkuhan dengan istri korban.

“Kalau permasalahan, memang ada sih dulu sempat rame juga pelaku itu dengan korban, cuman kalau dulu aku nggak terlalu berkomentar itu maslah rumah tangga. Kalau pelaku memang kenal, dia orang sini juga. Kalau nggak salah, namanya Medi. Nah, kalau hubungannya kurang tahu juga ya,” pungkasnya. (den/d)