KABUPATEN SUKABUMI

Riki Pelopori Wisata Baru di Gunung Tanjung

×

Riki Pelopori Wisata Baru di Gunung Tanjung

Sebarkan artikel ini
PJs Kepala Desa Gunung Tanjung, Riki Agus Ramdhan saat gotong royong dengan warga Desa Gunung Tanjung, belum lama ini.

CISOLOK – Penjabat Sementara (PJs) Kepala Desa Gunung Tanjung, Riki Agus Ramdhan saat ini sedang menata Curug Luhur agar bisa menjadi objek wisata. Warga desa pun kompak dan menyambut hangat rencana ini. Bahkan mereka tidak ketinggalan setiap ada kerja bakti dalam penataan Curug Luhur ini.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, kekompakan warga dan juga perangkat desa ini menjadi langkah dan modal awal membuka objek wisata. Mereka berharap, wisata ini kedepan bisa menjadi objek wisata andalan yang ada di Kecamatan Cisolok.

Bank bjb Tandamata

Riki Agus Ramdhan mengatakan, semangat gotong royong warga di Desa Gunung Tanjung terbilang masih sangat tinggi. Hal ini terbukti saat menggelar aksi bersih-bersih sungai, mereka kompak datang ke lokasi dan membersihkan semua sampah yang berserakan di sektiaran sungai.

“Rencananya, sungai Curug Luhur ini akan dijadikan sebagai objek wisata alam yang dikelola oleh warga dan Karang Taruna Desa Gunung Tanjung,” jelas Riki kepada Radar Sukabumi.

Meskipun dengan alat sederhana, sambung Riki, masyarakat, tokoh pemuda dan kepala dusun setempat nampak semangat membersihkan lumpur yang mengendap di dasar sungai. “Sepanjang aliran sungai Curug Luhur sudah kami bersihkan, sehingga dari hulu sampai hilir akan bersih,” ungkapnya.

Menurut Riki, di wilayah Kampung Empuk selain terdapat Curug Luhur, juga masih ada potensi objek wisata yang mesti dikembangkan. Seperti objek wisata Leuwi Tujuh dan Curug Cidego yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter.

“Semua objek wisata ini baru kami temukan. Insya Allah, kedepan objek wisata ini akan menjadi andalan di Desa Gunung Tanjung,” paparnya.

Selain membersihkan sungai, pemerintah desa juga tengah menjalin kerjasama dengan warga sekitar untuk melakukan pembenahan. Seperti membuat akses jalan, agar infrastuktur menuju lokasi objek wisata dapat dilalui para wisatawan. “Jalan menuju objek wisata ini sudah kami buatkan, hanya saja belum ditembok. Insya Allah, pada 2020 nanti akan dibangun,” pungkasnya. ren)