KABUPATEN SUKABUMI

Ribuan Santri Padati Alun-Alun Palabuhanratu Sukabumi, Sambut Hari Santri Nasional 2024

×

Ribuan Santri Padati Alun-Alun Palabuhanratu Sukabumi, Sambut Hari Santri Nasional 2024

Sebarkan artikel ini
Hari Santri Nasional 2024
Suasana saat ribuan santri dan satriawati memadati alun alun palabuhanratu ikuti jalan santai sarungan.

SUKABUMI – Ribuan santri dan santriawati dari puluhan pondok pesantren memadati Alun-Alun Palabuhanratu, Jalan Siliwangi No. 10, untuk mengikuti jalan santai sarungan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2024.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta dari empat kecamatan, yaitu Simpenan, Cisolok, Cikakak, dan Palabuhanratu.

Bank bjb Tandamata

Ketua Panitia, Sofar Syaoqi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah direncanakan sejak dua bulan lalu sebagai bagian dari perayaan Hari Santri Nasional. Dimana awalnya, kegiatan ini hanya direncanakan untuk wilayah satu.

Namun, kata Sofar berdasarkan keputusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kegiatan Kabupaten dilaksanakan di wilayah tiga, yaitu di Cibadak.

“Meski begitu, kami tetap melaksanakan kegiatan di wilayah satu, dan Alhamdulillah, empat kecamatan bergabung untuk memeriahkan acara ini,” ujar Sofar kepada Radar Sukabumi. Minggu, (20/10).

Sofar juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan pra-apel Hari Santri yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2024 mendatang.

“Kami melaksanakan pawai sarungan sebagai bagian dari rangkaian acara pra-apel. Meskipun awalnya setiap kecamatan diinstruksikan untuk mengadakan kegiatan masing-masing, karena persiapan kami sudah matang sejak dua bulan lalu,” jelasnya.

“Makanya kami memutuskan untuk tetap melaksanakan kegiatan ini secara bersama-sama di wilayah satu hari ini. Alhamdulillah meriah dan para santri antusias,” imbuhnya.

Menurut Sofar, berdasarkan data yang diterimanya lebih dari 40 lembaga pendidikan terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), pondok pesantren, hingga majelis taklim.

Dimana kata Sofar tentunya kehadiran ribuan santri dari berbagai lembaga tersebut semakin menambah semarak perayaan pra-Hari Santri Nasional. Sofar juga menekankan pentingnya kemandirian santri dalam acara ini.

“Saya berharap ke depan, para santri dapat terus menjadi pribadi yang mandiri dan bermartabat. Hari ini, kami buktikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya dibiayai oleh infaq dan iuran dari para santri sendiri, tanpa meminta dana dari pemerintah daerah atau kecamatan,” kata Sofar dengan penuh kebanggaan.

Slogannya pun jelas, tegas Sofar, dari santri, oleh santri, untuk santri, hal itu tentunya yang mencerminkan semangat kemandirian dan solidaritas antar-santri. Sofar berharap kegiatan ini menjadi contoh positif untuk para santri di masa mendatang.

“Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta dan dukungan berbagai pihak, perayaan Hari Santri Nasional 2024 di Kabupaten Sukabumi diharapkan akan semakin meriah dan bermakna bagi seluruh santri di wilayah masing masing,” tandasnya. (Ndi)