“Kalau kita salah menyikapi RPJMD ini, ke depan akan jadi masalah. Ini penting, bukan untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan daerah. Saya harap teman teman DPRD memahami, kalau memang mau membangun kabupaten Sukabumi ini, walaupun penuh kesibukan,” jelasnya.
“Karena kan sudah ada schedule dari Bamus, bahwa agenda hari ini kita ada rapat paripurna, kenapa tidak hadir, kasian pak Bupati, kami tidak ingin DPRD ini manakala nanti pengambilan kebijakan ini jadi salah,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, juga menanggapi penundaan rapat tersebut. Ia menyebut, sesuai tata tertib DPRD, rapat paripurna memang tidak dapat dilanjutkan jika kehadiran tidak mencukupi.
“Tadi sesuai jadwal dimulai pukul 09.00 WIB, tapi sampai siang menjelang Jumat belum juga kuorum. Karena itu, pimpinan rapat memutuskan untuk menjadwalkan ulang. Ini sesuai mekanisme DPRD, jadi kita menunggu dari pihak legislatif,” pungkasnya. (ndi/d)






