“Data disagregasi PMTB ini bisa menjadi bekal pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat dalam meningkatkan iklim investasi. Sehingga daya saing usaha tinggi dan tenaga kerja bisa terserap dengan baik,” katanya.
Saat ini, ujar Iyos, program penyusunan disagregasi PMTB yang tengah dikerjakan BPS Kabupaten Sukabumi dapat menjadi prioritas nasional dengan mewujudkan pengembangan dunia usaha dan pariwisata. “Selain itu, hal ini juga bisa dijabarkan dalam perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja,” imbuhya.
Menurutnya, peranan BPS sangat penting dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Untuk itu, sinergitas antara BPS dengan perangkat daerah serta para pelaku usaha khususnya di Kabupaten Sukabumi harus terjalin baik.
“Data yang dihasilkan BPS harus sangat akurat dalam menunjang roda pemerintahan Kabupaten Sukabumi untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam penentuan kebijakan,” pungkasnya. (cr13)





