”Di Geopark Ciletuh, Jamkrindo juga membantu usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memproduksi oleh-oleh khas Geopark Ciletuh dengan memberi nilai tambah pada komoditas pertanian lokal yakni mangga. UKM yang didampingi Jamkrindo, saat ini telah memproduksi keripik mangga yang menjadi oleh-oleh khas Geopark Ciletuh,” ujar Putrama.
PT Jamkrindo juga mendampingi para pemilik homestay yang tergabung dalam Ikatan Homestay Ciletuh untuk memberi nilai tambah pada kawasan yang mereka huni. Pendampingan dilakukan melalui pemberian bantuan peralatan dan pelatihan budidaya hortikultura dengan sistem hidroponik.
Selain disediakan bagi wisatawan untuk konsumsi selama di homestay, sayuran hidroponik hasil budidaya masyarakat juga menjadi oleh-oleh bagi wisatawan. Metode urban farming itu juga menjadi wahana edukasi bagi wisatawan yang menginap.
Sementara itu, Ketua Ikatan Homestay Ciletuh Yudi Mulyadi menuturkan, akibat pandemi covid-19, kunjungan ke kawasan wisata di Geopark Ciletuh berkurang. Jumlah wisatawan yang berkunjung lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.






