Melalui program bhakti TNI tersebut, sambung Marwan, maka persoalan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sukabumi dapat terselesaikan. “Tentu ini dapat berkontribusi dalam pembangunan di Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Pabuaran,” ujarnya.
Untuk itu, dalam kesempatan tersebut pihaknya sangat mengapresiasi kepada TNI dan Polri. Sebab, dalam kiprahnya dilapangan mereka kerap membantu dalam percepatan pengembangan potensi dan sumberdaya yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Potensi di suatu wilayah akan termanfaatkan secara baik ketika infrastrukturnya baik. Makanya, kita meminta bantuan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” timpalnya.
Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga dan memelihara pembangunan infrastruktur tersebut dengan baik supaya pemanfataannya bisa lebih lama. “Terima kasih TNI bisa melaksanakan kegiatan ini secara baik,” bebernya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Arm Suyikno mengatakan, pelaksanaan bhakti TNI tersebut berlangsung selama 45 hari. Hal itu meliputi 15 pra bhakti TNI dan 30 hari pelaksanaanya.
“Personel yang dilibatkan sebanyak 20 anggota yang berasal dari Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi. Puluhan personel ini, terdiri dari dua anggota dari Polri serta 20 dari desa dan 150 masyarakat setempat,” katanya.
Pihaknya menambahkan, program bhakti TNI tersebut dilaksanakan untuk peningkatan infrastruktur dalam membantu percepatan perekonomian masyarakat. Sehingga dapat meningkatnya kesejahteraan masyarakat setempat.
“Selain pembangunan fisik, ada juga kegiatan non fisik mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, narkoba hingga edukasi soal peternakan,” pungkasnya. (den/d)






