Masih kata Asti Sumiati, sebelum bangunan ambruk kondisi ruangan memang sudah dikosongkan sebagian barang barang sudah dipindahkan karena setelah adanya kebocoran saat hujan merasa khawatir sewaktu waktu bangunan akan roboh.
“Ini kantor, tapi setelah ada kebocoran genting, saya segera pindahkan barang barangnya sebagian ke ruangan kelas, dikosongkan kira-kira ada 3 atau 4 bulan ke belakang, dan ternyata ambruk setelah ada hujan tadi malam,” bebernya.
Sementara itu pantauan dilapangan sejumlah petugas dari unsur pemerintah desa Jayanti, P2BK dan unsur lainnya melakukan tinjauan dan himbauan kepada para siswa dan guru untuk tetap waspada dan berhati hati. (Cr2/d)






