SUKABUMI – Langit malam Sukabumi terasa syahdu ketika lantunan shalawat dan doa menggema dari halaman Pondok Pesantren Azzainiyyah, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (05/07). Dalam suasana penuh khidmat, ratusan jamaah berkumpul untuk memperingati dua momentum penting: Tahun Baru Islam 1447 H dan Milad ke-24 Penegakan Syariat Islam (PSI) Kabupaten Sukabumi.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, didampingi Sekretaris Daerah Ade Suryaman, serta sejumlah tokoh penting lainnya. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh di berbagai aspek kehidupan.
“Ini adalah warisan perjuangan para ulama dan umara. Mari kita terus jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asep Japar.
Ia menekankan pentingnya menjadikan Gebyar Muharram dan Milad PSI sebagai tradisi keagamaan yang harus terus dijaga dan dilestarikan secara konsisten. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Pemkab Sukabumi menyambut baik dan mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan. Ini bagian dari sinergi masyarakat dalam memperkuat pembangunan spiritual dan sosial yang berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah terlibat aktif. Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi fondasi dalam membentuk masyarakat yang religius, damai, dan beradab,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen Muharram sebagai titik tolak introspeksi diri dan penguatan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Muharram ini sebagai semangat pembaruan diri dan masyarakat, menuju pribadi yang lebih baik serta masyarakat yang lebih harmonis dan Islami,” tegasnya.




