KABUPATEN SUKABUMI

Polsek Jampangtengah Sukabumi Santuni Dua Bocah Yang Mengidap Kelumpuhan

×

Polsek Jampangtengah Sukabumi Santuni Dua Bocah Yang Mengidap Kelumpuhan

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Jampangtengah,
Kapolsek Jampangtengah, Polres Sukabumi, saat menyambangi rumah salah satu bocah yang mengidap kelumpuhan sejak lahir.

SUKABUMI — Nasib memilukan menimpa dua orang bocah asal warga Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi. Lantaran ia, mengalami penyakit lumpuh sejak lahir dan tidak mampu berobat karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin mengatakan, dua bocah yang mengidap penyakit lumpuh itu, diektaui bernama Muhammad Hanan Jalaludin (6) yang merupakan anak dari Bayu Ubaidilah seorang pedagang mie ayam keliling di Kampung Kubang, RT 046/011.

Bank bjb Tandamata

“Sementara, untuk satu anak lainnya bernama Rafael Akbar (5) anak laki-laki dari saudara Pidin seorang tukang penjahit keliling yang beralamat di Kampung Babakan Inpres, RT 047/01,” kata Usep Nurdin kepada Radar Sukabumi pada Kamis (20/10).

Kedua warga Desa Sindangresmi ini, sambung Usep, terpaksa sangat tergantung kepada orang tuanya karena tidak bisa beraktifitas seperti anak sebayanya, akibat menderita kelumpuhan. “Mendengar ada warganya yang mengalami kesusahan, maka kami didampingi oleh Bhabinkamtibmas Aipda Okke Oktaviadi langsung mengunjungi kedua anak malang tersebut dirumahnya,” paparnya.

Pihaknya mengaku telah mengetahui kondisi dua bocah tersebut, setelah mendapatkan laporan dari petugas Bhabinkamtibmas. Bahwa di wilayah Desa Sindangresmi terdapat dua anak yang mengalami kelumpuhan dan membutuhkan bantuan. “Setelah mebgetahui hal itu, kami langsung bergegas dan menyempatkan waktu untuk menengok kedua anak tersebut di rumahnya masing-masing,” bebernya.

Selain menjenguk, pada kesempatan tersebut Usep juga membawakan bantuan berupa sembako serta uang bantuan pengobatan untuk diberikan kepada kedua anak tersebut. “Saya akan mencoba berkoordinasi dengan stakeholder terkait, agar kedua anak ini mendapat pengobatan gratis sehingga diharapkan kondisinya bisa sembuh dan pulih lagi,” pungkasnya. (den/d)