Polsek Jampangtengah Meradang, Polusi Udara Desa Padabeunghar Diambang Bahaya

JAMPANGTENGAH – Asap yang dihasilkan pabrik pengolahan batu kapur di wilayah Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah dinilai telah melewati ambang batas bahaya.

Warga sekitar pabrik pun berharap pabrik penghasil asap itu segera ditertibkan. Selain warga, aparat kepolisian Jampangtengah juga dibuat geram akibat kepulan asap dari pabrik itu.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, selain mengganggu kesehatan, juga pengendara yang melintas sangat terganggu jarak pandangnya saat berkendara.

“Ini bahaya. Selain bagi kesehatan, juga bagi pengendara yang melintas. Saya saja saat tadi melintas, jarak pandang tertutup akibat asap dari pembakaran batu kapur milik PT BI,” jelas Kapolsek Jampangtengah, AKP Samsuri kepada Radar Sukabumi, Senin (4/12).

Mengetahui akan hal itu, polisi pangkat tiga balok itu mengaku langsung mendatangi lokasi pabrik. Namun sayang, pemilik maupun pengelola perusahaan tidak ada di lokasi pabrik.

“Pemiliknya tidak ada. Saya merasa kesal dengan asap yang dihasilkan pabrik ini karena menggangu kenyamanan warga dan pengguna lalu lintas,” akunya.

Selain itu, Samsuri juga mengaku terkejut saat melihat proses pembakaran batu kapur yang dilakukan perusahaan. Ia menyaksikan, proses pembakaran masih menggunakan cara manual seperti dengan menggunakan ban mobil bekas.

Pos terkait