KABUPATEN SUKABUMI

Polsek Cireunghas Sukabumi Selidiki Kasus Dugaan Pemotongan Bansos di Desa Tegalpanjang

×

Polsek Cireunghas Sukabumi Selidiki Kasus Dugaan Pemotongan Bansos di Desa Tegalpanjang

Sebarkan artikel ini
Pungli Bansos Desa Tegalpanjang Sukabumi

“Terkait postingan di medsos itu, apakah benar adanya pemotongan atau tidak. Hingga saat ini kita masih lakukan penyelidikan. Anggota kita juga masih di lapangan, untuk mencari kebenaran informasinya. Selain itu, kita juga akan koordinasi dengan koordinator Kecamatan Cireunghas,” bebernya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di wilayah Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas ini, terdapat sekitar 114 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bank bjb Tandamata

Namun, demikian saat ini ia juga belum mengetahui kasus dugaan pemotongan Bansos ini, berasal dari program BPNT atau program bantuan lainnya.

“Kalau kita kan masih samar postingan di medsos itu, apakah PKH atau BPNT. Karena PKH dan BPNT nilainya hampir sama sesuai yang diposting sebesar Rp400 ribu. Mereka menyampaikan bahwa ada potongn sebesar Rp50 ribu,” tandasnya.

Meski demikian, ia mengimbau kepada seluruh warga sebagai penerima manfaat, agar kartu kesejahteraan sosial miliknya, tidak dititipkan kepada orang lain. Karena, dikhawatirkan dapat disalahgunakan.

“Iya, atau saat pengambilan bantuannya langsung oleh si penerima manfaatnya sebaagai pemegang rekening tersebut, jadi jangan menyuruh orang lain,” bebernya.

Ini harus dilakukan karena khawatir adanya pemotongan dengan alasan administrasi atau yang lainnya. Apabila terbukti ada pemotongan pada bantuan sosial tersebut di wilayah Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas. Maka, terlebih dahulu ia akan melihat kerangka hukumnya, apakah kasusnya masuk penggelapan atau korupsi.

“Kita koordinasi dengan Polres Sukabumi Kota sebagai pembina fungsi kita. Karena untuk tindak pidana tersebut, selain penggelapan kan ditangani oleh Polres. Nah, Polsek Cireunghas hanya penggelapan saja. Kalau memang nanti hasil penyelidikan ada upaya ke situ, pasti akan kita lakukan upaya penegakan hukum,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Cireunghas, Usep kepada Radar Sukabumi mengatakan, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti terkait adanya dugaan pemotongan Bansos di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas tersebut.

“Ya belum tahu yah, ini kan baru sepihak, mungkin nanti saya akan koordinasi dengan pemerintah desa dan para pendamping sosial. Terus terkait BPNT itu, mungkin untuk lebih jauhnya, saya monitor langsung ke lapangan,” jelasnya.

Untuk upayanya, ia mengaku akan melihat terlebih dahulu kelapangan dari semua sisi. Karena, dikhawatirkan ada oknum yang mengatasnamakan desa. “Jadi saya secara tidak langsung akan koordinasi dengan pemerintah desa. Iya, mudah-mudahan ini dari awal sampai akhir, jangan sampai ada kegiatan di luar itu. Terutama ada oknum yang mengatasnamakan pemdes,” pungkasnya. (Den)