KABUPATEN SUKABUMI

Pohon Rawan Tumbang di Palabuhanratu Sukabumi Ditebang

×

Pohon Rawan Tumbang di Palabuhanratu Sukabumi Ditebang

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan kelurahan dan forkompimcam Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat melakukan evakuasi pohon di jalan di Kampung Cempaka Putih.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
Tim gabungan kelurahan dan forkompimcam Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat melakukan evakuasi pohon di jalan di Kampung Cempaka Putih.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Respon keluhan masyarakat, jajaran pemerintahan Palabuhanratu bersama forkompimcam tebang pohon kering rawan yang membahayakan pengguna jalan di Kampung Cempaka Putih RT 04, RW 11.

Penebangan pohon yang sudah lama mengering dan berukuran besar itu dilaksanakan tim gabungan dari berbagai instansi terkait dilakukan, Jumat, (15/11) malam hari, hal itu dilakukan mengantisipasi terganggunya arus lalu lintas.

Bank bjb Tandamata

Lurah Palabuhanratu Hendriana saat dikonfirmasi Radar Sukabumi mengatakan, tim gabungan melakukan eksekusi terhadap pohon mati tersebut sebagai upaya ataupun langkah untuk menjawab keresahan masyarakat.

 “Sekaligus juga sebagai langkah mitigasi mengingat sekarang sudah masuk musim penghujan dan beberapa kali terlaporkan kejadian pohon tumbang atau roboh,” ujar Hendriana. Sabtu, (16/11).

Adapun terkait adanya laporan pohon mati tersebut yang lokasinya berada di depan tempat pengobatan alternatif, kata Hendriana setiap harinya selalu ada kerumunan masyarakat yang berobat dan juga lalu lalang kendaraan melintas sehingga bersama-sama Forkopimcam melakukan penebangan.

 “Tentu sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait terutama dengan UPTD dinas pekerjaan umum dan unsur terkait lainnya,” jelasnya.

Diakui Hendriana, keberadaan pohon tersebut yang sudah mati alias mengering sebelumnya sudah beberapa kali diusulkan masyarakat untuk ditebang karena kondisinya berpotensi membahayakan masyarakat dan pengguna jalan.

 “Iya alhamdulillah setelah mendapatkan izin penebangan pohon berjenis ketapang kencana dilakukan tengah malam dengan pertimbangan waktu arus lalu lintas sudah sepi sehingga tidak mengganggu lalu lintas kendaraan,” paparnya.