Petugas Sidak Posko PPKM di Jampangtengah

Posko Jampangtengah
Petugas gabungan saat meninjau Posko PPKM di salah satu desa yang ada di wilayah Kecamatan Jampangtengah.

SUKABUMI – Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin menegaskan bahwa pihaknya tetap semangat agar Kabupaten Sukabumi terbebas dari penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan mengecek kesiapan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh desa di Kecamatan Jampangtengah.

Kapolsek Jampangtengah juga mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja dilakukan bertujuan agar desa-desa siap dan bisa memberikan contoh penerapan pemberlakuan PPKM level 3 kepada masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, hal ini juga merupakan giat imbangan dalam rangka PPKM level 3. Terlebih lagi, pelaksaanaan giat pengecekan Posko PPKM juga berpengaruh pada indikasi penurunan pelanggaran yang signifikan dalam pelaksanaan protokol kesehatan pada pencegahan Covid 19 sebagaimana diatur dalam regulasi PPKM, sehingga aktivitas masyarakat bisa terpantau,” kata Usep kepada Radar Sukabumi pada Jumat (20/08).

Meski demikian, ujar Usep, tetap dan perlu kiranya dilaksanakan peningkatan pengawasan pelaksanaan kegiatan PPKM level 3 dengan mengedepankan Posko PPKM Mikro desa-desa sebagai leading sektor bersama stakeholder terkait dalam penegakan PPKM level 3.

“Untuk itu, anggota kami juga bekerjasama dengan TNI, Satpol PP dan petugas lainnya, dalam melakukan kegiatan operasi selama pandemi Covid-19,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, bentuk kegiatan pengecekan Posko PPKM oleh para bhabinkamtibmas adalah mengecek kesiapan dan kelengkapan peralatan prokes Covid-19 di desa masing-masing dalam rangka giat penerapan PPKM level 3 yang sedang di berlakukan oleh pemerintah.

“Kegiatan pengecekan Posko PPKM di desa-desa oleh bhabinkamtibmas adalah agar desa-desa di wilayah Kecamatan Jampangtengah siap dalam menghadapi PPKM level 3, apabila terjadi sesuatu yang urgent yang berhubungan dengan Covid-19 di wilayahnya,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *