Petani Padi Kebonpedes Sukabumi Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya

Kedusunan Lemurhuma Desa Bojongsawah Kecamatan Kebonpedes
RUSAK : Kondisi bangunan saluran Irigasi Leuwioken, di Kedusunan Lemurhuma, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, rusak diterjang banjir bandang.(foto : ist)

SUKABUMI – Puluhan petani padi di Kedusunan Bojongsawah dan Kedusunan Lemburhuma, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan kondisi kerusakan saluran irigasi Leuwioken. Bagaimana tidak, saluran irigasi yang berfungsi untuk mengairi ratusan hektare lahan pesawahan di dua kedusunan itu, kini tidak bisa berfungsi maksimal, setelah jebol diterjang banjir bandang, belum lama ini.

Kepala Desa Bojongsawah, M. Fiasal mengatakan, bendungan saluran irigasi Leuwioken yang sempat diperbaiki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi pada September 2022 lalu itu, kembali rusak diterjang banjir pada Kamis (13/10).

Bacaan Lainnya

“Iya, bendungan itu sempat rusak diterjang banjir. Terus diperbaiki secara swadaya dibantu oleh BPBD dengan pemberian beronjong kawat dan batu. Nah, Kamis kemarin jebol lag dengan panjang 12 meter dan tinggi 7 meter dihadang banjir,” kata M. Faisal kepada Radar Sukabumi pada Minggu (16/10).

Keberadaan irigasi Leuwioken yang ambruk diterjang bencana alam itu, sangat vital untuk akses perairan lahan pesawahan warga di Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes. Terlebih lagi, bendungan rusak yang berada disepanjang sungai Cimuncang itu, untuk mengiri sedikitnya 100 hektare lahan pesawahan warga di Desa Bojongsawah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *