Sebab, sejak pagi kondisi cuaca cukup cerah dan semuanya berjalan lancar. Namun sekitar pukul 12.00 WIB, secara tiba – tiba hujan lebat turun disertai angin besar. Ya tidak lama setelah itu, lumpur dari atas tebing langsung menerjang dan memenuhi lantai venue.
Akibat kondisi ini, kami mengalami kerugian materil dan waktu. Semantara untuk jumlah kerugian kami belum bisa menjelaskan secara pasti,” imbuhnya.
Akibat peristiwa tersebut, acara penyambutan mantu Jokowi dalam peresmian dan peletakan batu pertama perumahan tersebut pun terpaksa dialihkan ke kantor Desa Bojongraharja. “Makanya venuenya dipindahkan ke lokasi desa. Karena lokasi peresmian dan pelatakan batu pertama yang kita agendakan sebelumnya tidak memungkinkan,” katanya.
Sementara itu, Bobby Nasution tidak mempersoalkan kepindahan lokasi peresmian. Ia berkeyakinan, hujan merupakan sebuah peristiwa yang mengandung berkah dan berharap proyek perumahan itu pun mendapatkan keberkahannya.
“Ya gak apa-apa, meskipun dialihkan tapi tidak akan mengurangi khidmat dan substansi kegiatan. Semoga saja, hujan ini membawa berkah buat proyek perumaha ini,” timpalnya.
Lebih lanjut Bobby menjelaskan, ia berencana akan membangun perumahan SSI dengan luas lahan 35 hektare untuk 3.000 unit. “Kegiatan ini, merupakan program pemerintah pusat untuk membantu warga yang belum memiliki rumah.




