Perbaikan Jalan Cikembang Disoal

  • Whatsapp

CIKEMBAR – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sukabumi mempertanyakan transparansi penggunaan dana CSR PT Semen Jawa dalam proses perbaikan ruas jalan Palabuhan II. Pasalnya, renovasi jalan itu sampai sekarang dinilai kurang terbuka kepada publik.

Seperti diketahui, saat ini perbaikan ruas jalan Palabuhan II, dari Cikembang menuju Pangleseran tengah dilaksanakan. Informasi yang beredar, anggaran untuk pembangunan jalan itu berasal dari dana CSR PT Semen Jawa.

Bacaan Lainnya

“Kami menilai, pengelolaan dana CSR ini tidak jelas siapa pengelolanya. Harusnya terbuka dong, karena tentunya ada regulasi yang mengatur,” ujar Ketua Bidang Perhubungan dan Transportasi Badko HMI Jabar, Aris Rindiansyah kepada Radar Sukabumi.

Menurut Aris, itikad baik dari pihak perusahaan dalam perbaikan ruas jalan di Kabupaten Sukabumi harus diapresiasi. Hanya saja, dalam konteks perbaikan ini, yang menjadi objek dana CSR adalah jalan yang statusnya milik provinsi. “Ketika berbicara jalan provinsi, tentu harus sesuai dengan kelas jalan provinsi, jangan sampai tidak jelas pengelolaannya,” imbuhnya.

Dikatakan Aris, di Jawa Barat ini sudah ada peraturan gubernur (Pergub) nomor 30 tahun 2011 tentang CSR. Dalam aturan tersebut sudah dijelaskan mekanisme dan prosedur penggunaan CSR di Jawa Barat.

“Bahkan di dalam pasal 6 sudah dijelaskan tentang pembangunan yang bisa menggunakan dana CSR. Dari mulai pendidikan sampai kesehatan. Adapun infrastruktur, hanya sebatas infrastruktur pedesaan,” terangnya.

Sedangkan yang dibangun oleh PT Semen Jawa itu, lanjut Aris, adalah jalan provinsi yang sudah jelas ada anggarannya dari APBD Provinsi. Ia mengaku khawatir, dalam pelaksanaan CSR PT Semen Jawa ada kongkalikong antara dinas dengan perusahaan.

“Karena mekanisme penggunaan CSR ini kami nilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di Jawa Barat (Pergub). Ada apa ini,” tandasnya heran. Hingga berita ini ditulis, baik dari pemerintah Kabupaten Sukabumi maupun PT SCG belum memberikan tanggapan. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *