KABUPATEN SUKABUMI

Pengusaha Ikan Pun Kalap, Mereka yang Butuh Tabung Oksigen Bukan Karena Covid-19

×

Pengusaha Ikan Pun Kalap, Mereka yang Butuh Tabung Oksigen Bukan Karena Covid-19

Sebarkan artikel ini
Pedagang Ikan sukabumi
BUTUH OKSIGEN: Pedagang Ikan di Pasar Ikan Cibaraja saat memperlihatkan ikan hias yang kini kesulitan bernafas pasca oksigen yang mulai langka.

Soal omzet, Cucu pun mengaku miris. Sudahlah pandemi COVID-19 membuat permintaan berkurang, kini ikan-ikan hiasnya terancam mati pula karena sulit bernafas. Ibarat kata, engap-engap. Karena tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup.

Walhasil, sekira 80 persen omzet para pedagang ikan hias merosot setelah langkanya tabung oksigen di pasaran. Dan sudah pasti, kondisi finansial mereka pun terancam pula.

Bank bjb Tandamata

“80 peren omzet kami hilang, karena kami pun tidak berani menjual ikan ke daerah luar karena tidak ada oksigen,” sebutnya.

Obrolan pun makin dalam. Cucu mengungkapkan lagi bahwa dari informasi yang diterima, saat ini produsen oksigen mulai menyetop penjualan ke sektor industri. Termasuk, kepada para pelaku usaha ikan.

“Ya katanya sih fokus memenuhi kebutuhan rumah sakit, sehingga kami tidak kebagian,” ujarnya.

Dirinya berharap agar pemerintah memberikan solusi bagi para pelaku usaha penjual ikan. Karena memang, jika kondisi ini terus terjadi bisa membuat semua penjual ikan gulung tikar.

“Harus ada perhatian lah dari pemerintah, jika terus begini kami bisa bangkrut,” tandasnya. (upi/t)