Pengamat IPB Sebut Revisi Perda CSR Bisa Munculkan Protes, Ini Alasaanya 

Ilustrasi Dana CSR

Sofyan yang diketahui sebagai Ketua Tim TJSL di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu menyebutkan bahwa kini tradisi yang dibangun adalah berharap pada kerelawanan perusahaan. Pasalnya, Pada prinsipnya tidak ada perusahaan yang mau menyampaikan keuntungan yang diperoleh.

Bacaan Lainnya

Dirinya melanjutkan, membangun kerelawanan perusahaan lebih efektif dilakukan dengan sinkronisasi program antara pemerintah dengan perusahaan. Sehingga, CSR yang disalurkan oleh perusahaan tidak harus berupa uang.

“Kemarin saya mendorong hadirnya kolaboratif budget. Jadi tidak harus APBD atau APBN yang digunakan untuk pembangunan, tapi juga pihak swasta. Sehingga kontribusinya tidak perlu cash transfer, dalam bentuk program saja,”tukasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.